Arus Balik Nataru 2026: Tembus Cuaca Ekstrem, KM Bukit Raya Tetap Jadi Primadona Warga Anambas

tvrinews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Penulis: M. Ramadan

TVRINews, Anambas

Memasuki minggu kedua Januari 2026, gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda perairan perbatasan tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk melakukan perjalanan. 

Ribuan warga terpantau masih memadati moda transportasi laut milik PT Pelni, KM Bukit Raya, sebagai pilihan utama dalam arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) rute Anambas–Kijang–Blinyu–Jakarta.

Ketangguhan kapal berkapasitas besar ini dalam menerjang ombak menjadikannya solusi paling aman bagi masyarakat Kepulauan Anambas dibandingkan moda transportasi umum lainnya di tengah kondisi alam yang kurang bersahabat.

Berdasarkan data manifestasi penumpang di Pelabuhan Tarempa pada Januari 2026, tercatat aktivitas penumpang yang cukup signifikan: Penumpang turun 130 Orang penumpang, 

Penumpang lanjutan 396 orang, penumpang naik 363 orang dan total penumpang di atas kapal berjumlah 759 orang.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi PT Pelni yang konsisten melayani wilayah perbatasan. 

Beliau menegaskan bahwa kehadiran KM Bukit Raya adalah urat nadi transportasi yang tak tergantikan bagi warga kepulauan, terutama saat musim utara tiba.

"Kami berharap Pemerintah Pusat melalui PT Pelni terus mempertahankan layanan KM Bukit Raya untuk rute Anambas dan Natuna. Mengingat wilayah kita sering dilanda cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, kapal ini adalah solusi utama agar masyarakat perbatasan tetap bisa bepergian dengan rasa aman dan nyaman," ujarnya.

Jenang I KM Bukit Raya, Dendi Ferdinan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan besar masyarakat terhadap layanan mereka. Meskipun minat penumpang tetap tinggi, pihak kapal terus meningkatkan standar keselamatan selama pelayaran di tengah cuaca buruk.

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Namun, melihat kondisi cuaca yang sedang tidak baik, kami mengimbau dengan sangat agar seluruh penumpang selalu waspada dan tidak berada di tepian deck kapal saat berlayar demi keselamatan bersama,” harapnya.

Untuk memastikan kelancaran arus balik, pengamanan di Pelabuhan Tarempa diperketat. Personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi Kesyahbandaran bersiaga penuh mengawasi setiap proses naik dan turunnya penumpang.

Langkah ini dilakukan guna memberikan jaminan keamanan dan mencegah terjadinya desak-desakan, sehingga proses operasional kapal di pelabuhan berjalan kondusif meski di tengah guyuran hujan dan angin kencang. 

Dengan sinergi yang kuat, arus balik Nataru 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas dipastikan berjalan sukses dan terkendali.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Begini Perasaan Ketum PBNU Usai Adiknya Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Truk Sampah Tabrak Pembatas Busway di Cawang, Lalin Sempat Macet
• 12 jam laludetik.com
thumb
Danantara Serah Terimakan 600 Unit Huntara, WIKA Dukung Pemulihan Aceh Tamiang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Skor Mali vs Senegal di Perempat Final Piala Afrika 2025: Susunan Pemain dan Head to Head
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Braille: Nyawa bagi Disabilitas Tunanetra Tuli di Dunia
• 19 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.