Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya memutuskan untuk mengembalikan jabatan Datuk Noor Azman Hj. Rahman sebagai Sekretaris Jenderal setelah proses penyelidikan terkait dugaan naturalisasi ilegal tujuh pemain rampung dilakukan.
Komite Disiplin menyatakan masa penangguhan terhadap Datuk Noor Azman telah berakhir sehingga ia dapat kembali menjalankan tugasnya secara penuh sebagai Sekretaris Jenderal FAM.
“Sesuai keputusan Komite Disiplin, penangguhan telah berakhir dan Datuk Noor Azman kembali menjalankan tugas sebagai Sekretaris Jenderal FAM dengan segera,” demikian pernyataan resmi FAM dilansir Jumat (9/1/2026).
Sebelumnya, Dewan Eksekutif FAM membahas laporan Komisi Penyelidikan Independen (Independent Investigation Committee/IIC) dan memutuskan untuk melanjutkan penangguhan Datuk Noor Azman yang berlaku sejak 17 Oktober 2025.
Penangguhan tersebut dilakukan guna memberikan ruang bagi Komite Disiplin FAM untuk menindaklanjuti temuan investigasi.
Komite Disiplin FAM yang diketuai Dr. Datuk Baljit Singh Sidhu kemudian mengkaji laporan IIC tertanggal 15 Desember 2025 serta mempertimbangkan masa penangguhan yang telah dijalani. Hasilnya, Datuk Noor Azman dinyatakan hanya terlibat dalam pelanggaran administratif dan tidak terbukti melakukan tindak kejahatan ataupun pemalsuan dokumen terkait tujuh pemain naturalisasi yang sebelumnya dikenai sanksi oleh FIFA.
Kasus ini mencuat pada awal Oktober 2025 ketika FAM secara resmi menskors Datuk Noor Azman menyusul laporan bahwa FIFA tengah menyelidiki proses naturalisasi tujuh pemain tim nasional Malaysia. Keputusan penangguhan tersebut diumumkan Wakil Presiden FAM, Datuk S. Sivasundram, dalam konferensi pers darurat di markas FAM.
FAM menegaskan pihaknya terus bekerja sama dengan FIFA selama proses investigasi berlangsung. Federasi juga berkomitmen untuk memperkuat tata kelola serta pengawasan dalam pendaftaran pemain agar insiden serupa, baik berupa kelalaian administratif maupun dugaan pemalsuan dokumen, tidak terulang di masa mendatang.
Dengan kembalinya Datuk Noor Azman ke posisi Sekretaris Jenderal, FAM berharap stabilitas organisasi dapat terjaga sekaligus menjadi momentum pembenahan sistem administrasi sepak bola Malaysia.




