GenPI.co - Mensesneg Prasetyo Hadi merespons salah satu hasil survei yang menyebut mayoritas publik menolak usulan Pilkada melalui DPRD.
Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah akan menyerap aspirasi masyarakat, jika usulan Pilkada melalui DPRD dibahas.
Ketua DPP Partai Gerindra itu pun menilai pro dan kontra terhadap suatu usulan, merupakan hal yang wajar.
“Kami hormati semua pendapat. Pasti ada pro dan kontra. Ada yang mendukung, dan belum, kan gitu. Tidak ada masalah,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (9/1).
Sebelumnya, Prasetyo Hadi menyampaikan biaya politik yang mahal menjadi kendala calon kepala daerah berkontestasi di pesta demokrasi.
Dia juga menyebut pengeluaran negara untuk menggelar pemilihan kepala daerah di kota, kabupaten, dan provinsi yang cukup besar.
Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra pun sudah cukup lama membahas wacana Pilkada melalui DPRD.
“Terus terang, kami salah satu yang mengusulkan mengembalikan sistem Pilkada melalui mekanisme DPRD,” ucapnya.
Peneliti Senior LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan ada 66,1 persen responden yang kurang setuju, tidak setuju, atau tidak setuju sama sekali.
“Jumlah tersebut, bukan angka yang kecil. Tetapi, angka yang cukup masif dan sistemik,” kata dia. (ant)
Lihat video seru ini:




