Menko Pangan tinjau percepatan pemulihan pangan pascabanjir Aceh

antaranews.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau lokasi terdampak banjir di Aceh untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pangan, khususnya tambak perikanan budi daya dan lahan pertanian yang rusak akibat bencana.

Peninjauan dilakukan di Desa Buangan, Kecamatan Meurah Dua, Aceh, Kamis (8/1/2026), bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perdagangan Budi Santoso.

"Pemulihan sektor pangan menjadi prioritas, termasuk revitalisasi sawah terdampak bencana melalui perbaikan irigasi dan pembersihan endapan lumpur," kata Zulhas berdasarkan keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan data lapangan, lanjut dia, total lahan tambak udang dan bandeng yang terdampak banjir di wilayah tersebut mencapai lebih dari 30.000 hektare dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Pemerintah mendorong pemulihan fisik tambak melalui perbaikan infrastruktur dasar agar kegiatan budi daya perikanan dapat segera kembali dilakukan oleh masyarakat.

Selain tambak, Menko Pangan juga menekankan pentingnya revitalisasi sawah terdampak banjir melalui perbaikan jaringan irigasi serta pembersihan endapan lumpur agar lahan pertanian kembali produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas menyampaikan pemerintah akan memperjuangkan penyaluran jaminan hidup bagi warga terdampak banjir guna menjaga keberlangsungan hidup masyarakat selama masa pemulihan.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir.

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Menko Pangan juga meninjau rehabilitasi pasar serta posko bencana banjir di Pidie Jaya sebagai bagian dari pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kementerian Perdagangan melalui program Kemendag Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp450 juta kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang selama masa pemulihan.

Pemerintah menegaskan pemulihan pascabanjir di Aceh dilakukan secara terpadu lintas sektor untuk menjaga ketahanan pangan nasional serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Baca juga: Zulhas: Kenaikan "margin fee" bagi Bulog agar ada beras satu harga

Baca juga: Zulhas: Cadangan beras 4 juta ton pada 2026 perkuat SPHP dan bantuan pangan

Baca juga: Pemerintah bahas langkah penetapan cadangan pangan 2026


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penyebab Macet Parah di Cakung Semalam, Kendaraan Sampai Matikan Mesin
• 20 jam laludetik.com
thumb
Sempat Bikin Geger, Nasib Kasus Kematian Arya Daru Akhirnya Disetop, Polisi Bilang Alasannya...
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Pasca-Maduro: Kemenangan Taktis dan Beban Geopolitik Amerika
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpin Satgas, Mendagri Petakan Persoalan Penanganan Bencana Sumatra
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Kampus Berkualitas Global tapi Berdampak Lokal
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.