Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menegaskan pemerintah fokus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi awal yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
"Koordinasi awal ini difokuskan pada percepatan pendataan sebagai dasar perencanaan pemulihan lintas sektor. Prioritas penanganan mencakup pemulihan infrastruktur, pembangunan hunian masyarakat terdampak, pemulihan ekonomi lokal, serta layanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial-keagamaan," ujar Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut Pratikno, kondisi wilayah terdampak bencana masih bervariasi. Beberapa kabupaten masih dalam tahap tanggap darurat, sementara mayoritas daerah telah memasuki fase transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.
Lebih lanjut, Menko PMK menegaskan bahwa program pemulihan tidak hanya bertujuan mengembalikan kondisi sebelumnya, tetapi juga membangun daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.
Untuk itu, Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana akan memimpin pemulihan sektoral berbasis data tunggal, bekerja sama dengan BNPB yang tetap fokus pada tanggap darurat.
Pemulihan sektoral menjadi perhatian utama, mulai dari layanan kesehatan untuk mencegah penyakit menular, perbaikan sarana pendidikan dan rumah ibadah menjelang Ramadan, hingga pemulihan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, serta penyaluran bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat di wilayah terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews




