Emiten Perangkat Lunak TRON Perluas Bisnis ke Ekosistem Kendaraan Listrik

katadata.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) melakukan diversifikasi bisnis dengan menambah kegiatan usaha di ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya perseroan untuk menambah kegiatan aktivitas usaha dikarenakan adanya peluang pasar, persaingan, dan potensi pertumbuhan.

Manajemen TRON mengatakan, ada dua usaha baru yang ditambah oleh TRON. Keduanya yaitu stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) serta aktivitas pengoperasian fasilitas atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). 

Perseroan menjelaskan, dua kegiatan usaha baru tersebut bertujuan untuk memperluas portofolio, menangkap peluang pertumbuhan pasar serta mendukung penguatan sinergi dengan kegiatan usaha TRON di bidang teknologi transportasi dan inovasi digital.

Rencana tersebut akan dibawa dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta restu dari pemegang sahamnya pada 18 Februari mendatang. 

“Untuk memanfaatkan peluang pasar, persaingan, dan potensi pertumbuhan, perseroan membutuhkan penambahan aktivitas usaha selain kegiatan usaha utama perseroan,” seperti yang ditulis manajemen TRON dalam keterbukaan informasi BEI dikutip Jumat (9/1). 

Perseroan telah melakukan studi kelayakan terhadap bisnis baru tersebut yang dilakukan oleh KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan. 

Berdasarkan kajian dari Deny Kamal yang mencakup aspek pasar, teknis, pola bisnis, manajemen, dan keuangan, disebutkan bahwa TRON layak untuk menjalan bisnis EV. Kemudian, bisnis tersebut juga diproyeksikan akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan TRON.

Hingga kuartal ketiga 2025, TRON membukukan rugi sebesar Rp 31,02 miliar dan pendapatan sebesar Rp 59,38 miliar. Perseroan juga mencatatkan beban pokok pendapatan sebesar Rp 55,05 miliar.

Beban lainnya perseroan juga terbilang tebal. Perseroan mencatat beban penjualan sebesar Rp 237,73 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp 16,95 miliar, beban keuangan senilai Rp 1,76 miliar dan beban lain-lain sebesar Rp 16,98 miliar.

Di samping itu, TRON mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar Rp 9,65 juta. Alhasil, perseroan membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp 31,58 miliar. Dari sisi kinerja saham, harga saham TRON naik 86,36% atau 114 poin ke level 246 secara tahunan atau year on year.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pilkada Tidak Langsung Membuat Calon Kepala Daerah Berjarak dengan Masyarakat
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
5 Rumah di Bojonegoro Roboh Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang 
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Lalin Jakut Lumpuh Sore Hingga Malam, Diduga Imbas Truk Trailer
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Usai Kampung Haji, Danantara Bakal Jajaki Peluang Investasi di WEF Davos 2026
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Tahan Imbang Arsenal, Arne Slot Puas dengan Performa Liverpool
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.