Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi jangka panjang klub. Kali ini, Rossoneri dikabarkan semakin dekat untuk mengamankan gelandang muda AC Monza, Jacopo Sardo, sebagai investasi masa depan.
Di tengah padatnya agenda bursa transfer Januari, perhatian publik memang lebih banyak tertuju pada pergerakan tim utama. Kehadiran Niclas Füllkrug sudah dikonfirmasi, sementara satu nama bek tengah disebut tinggal menunggu waktu untuk resmi diumumkan.
Namun di balik hiruk-pikuk transfer pemain senior, manajemen Milan juga bekerja senyap membidik talenta potensial. Strategi ini menjadi bukti bahwa klub tidak hanya berpikir soal hasil instan, tetapi juga kesinambungan prestasi.
Langkah tersebut sejalan dengan visi proyek Milan Futuro yang mulai digarap secara serius. Proyek ini dirancang untuk menjembatani talenta muda agar siap bersaing di level tertinggi dalam beberapa tahun ke depan.
Nama Jacopo Sardo pun muncul sebagai salah satu target utama dalam rencana tersebut. Gelandang kelahiran 2005 itu dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan filosofi Milan.
Kabar terbaru datang dari jurnalis Italia, Matteo Moretto, yang menyebut Milan siap menuntaskan kesepakatan. Menurutnya, proses negosiasi sudah berada di tahap akhir dan tinggal menunggu detail administratif.
Ketertarikan Milan terhadap Sardo sejatinya bukan hal baru. Pada bursa transfer musim panas 2024, Rossoneri sempat mencoba merekrutnya saat sang pemain masih berseragam Lazio.
Meski akhirnya Sardo memilih hijrah ke Monza, Milan tidak pernah benar-benar melepas pantauan. Penampilannya di level junior terus dipantau dan dinilai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Bersama Monza, Sardo memang belum mendapat kesempatan tampil di tim utama. Namun, performanya di kompetisi usia muda dinilai cukup meyakinkan untuk menarik minat klub sebesar Milan.
Keunggulan utama Sardo terletak pada fleksibilitasnya di lini tengah. Ia bisa berperan sebagai gelandang box-to-box yang dinamis, sekaligus mampu dimainkan lebih dalam sebagai penjaga keseimbangan permainan.
Pengalamannya bersama Timnas Italia U-20 juga menjadi nilai tambah tersendiri. Bermain di level internasional usia muda membuatnya terbiasa dengan tekanan dan tempo pertandingan yang lebih tinggi.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/789772/original/008055600_1420427810-cuaca_3.jpg)
