PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) angkat bicara menanggapi pemberitaan yang menyebut Perseroan tengah menjadi target akuisisi oleh emiten lain. Direktur Utama NELY, Cynthia Sunarko, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kesepakatan maupun keputusan resmi yang mengarah pada aksi korporasi tersebut.
“Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa hingga tanggal keterbukaan informasi ini disampaikan, tidak terdapat kesepakatan, perjanjian, maupun keputusan Perseroan yang berkaitan dengan rencana akuisisi Perseroan oleh pihak mana pun sebagaimana diberitakan di media massa,” kata Cynthia, dikutip Jumat (9/1).
Ia menambahkan, informasi mengenai adanya rencana akuisisi tersebut tidak didukung oleh fakta ataupun dokumen resmi Perseroan. Meski demikian, Cynthia mengakui bahwa NELY saat ini memang tengah menjajaki sejumlah peluang kerja sama strategis dengan beberapa pihak sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Baca Juga: Grup Bakrie (ENRG) Kucurkan Pinjaman Rp105,14 Miliar ke Entitas Anak, Buat Apa?
Namun, seluruh pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal, bersifat non-binding, dan belum menghasilkan kesepakatan, komitmen, maupun keputusan yang bersifat material sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Bursa Efek Indonesia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perseroan akan selalu menjaga keterbukaan informasi kepada publik. “Apabila di kemudian hari terdapat perkembangan yang memenuhi kriteria informasi atau fakta material, Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Cynthia.
Baca Juga: Summarecon (SMRA) Setor Modal Rp30,3 Miliar ke Lima Anak Usaha
Sebelumnya, sejumlah media melaporkan adanya rencana akuisisi terhadap NELY oleh emiten lain yang tercatat di bursa, dengan nilai dana yang disebut mencapai sekitar Rp2 triliun. Proses akuisisi tersebut dikabarkan berpotensi rampung pada kuartal I 2026.





