Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan hari Jumat 9 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 0,18 persen atau sekitar 31 poin ke posisi Rp16.829 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan penguatan tipis indeks dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar tercatat naik 0,02 persen ke level 98,95, menandakan menguatnya permintaan terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah juga dialami oleh sejumlah mata uang Asia lainnya. Yen Jepang melemah 0,20 persen, disusul dolar Singapura yang turun 0,10 persen dan dolar Taiwan yang terkoreksi 0,15 persen.
Mata uang regional lain seperti won Korea Selatan dan rupee India masing-masing melemah 0,16 persen, sementara ringgit Malaysia turun 0,07 persen. Dolar Hong Kong juga tercatat melemah tipis sebesar 0,02 persen.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Kamis 8 Januari 2026, rupiah sudah berada dalam tren pelemahan. Rupiah ditutup turun 0,11 persen atau 18 poin ke level Rp16.798 per dolar AS.
Editor: Redaksi TVRINews



