JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya yang berlokasi di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Gedung ini nantinya akan berfungsi sebagai sarana operasional, pusat koordinasi, informasi, serta pelayanan terpadu yang menyediakan layanan tatap muka bagi masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan digital.
Menurut Pramono, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya.
BACA JUGA:Menhaj RI Tegaskan Haji 2026 Tepat Waktu, Layanan Berkualitas dan Perlindungan Jemaah Diperkuat
Kata Mas Pram sapaan akrabnya, gedung ini sebagai bagian dari kebutuhan strategis di masa depan.
“Saya sudah memikirkan kebutuhan hingga 2027. Ketika kita melakukan IPO (Initial Public Offering), PAM Jaya sudah memiliki gedung yang representatif, manajemen yang baik, dan sumber daya manusia yang bekerja keras dengan ukuran kinerja yang jelas. Itulah yang benar-benar saya inginkan,” ungkap Pramono dalam keterangannya pada Jumat, 9 Januari 2026.
Pramono juga mendorong rencana Initial Public Offering (IPO) PAM Jaya sebesar 30 persen pada 2027 supaya perusahaan lebih akuntabel dan efisien dalam melayani kebutuhan air bersih warga Jakarta.
“Kenapa saya dorong IPO dan porsinya tidak boleh lebih dari 30 persen? Supaya kendali kewenangan sepenuhnya tetap berada di tangan kita. Filosofinya jelas, PAM Jaya hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi air di Jakarta memiliki karakteristik berbeda dengan daerah lain karena diolah dari sungai,” jelasnya.
Pramono lebih lanjut menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan layanan air bersih.
Ketahanan layanan air minum, menurutnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan kota secara keseluruhan.
BACA JUGA:PAM Jaya Minta Maaf, Proyek Galian Bikin Jakarta Macet di Mana-mana
“Jika secara profesional saudara-saudara mampu melakukan perbaikan dalam mekanisme pengelolaan air di Jakarta untuk kebutuhan publik, saya yakin suatu saat perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Jakarta justru akan belajar dari PAM Jaya,” ujarnya.
Sebagai informasi, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya telah diusulkan sejak 2022 dan kini resmi dimulai.
Gedung dengan luas bangunan sekitar 18.853 meter persegi ini akan memiliki 11 lantai dan satu lantai basement.
Kehadirannya diharapkan dapat menunjang fasilitas kerja seluruh staf dan karyawan PAM Jaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
- 1
- 2
- »




