MerahPutih.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan, pencairan bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 merupakan hasil dari kerja bersama dan sinergi kuat lintas pemangku kepentingan olahraga nasional.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari menyebutkan, bahwa kebijakan bonus kepada atlet terbesar sepanjang sejarah SEA Games ini mencerminkan perhatian langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, terhadap para atlet dan masa depan olahraga nasional.
“Negara hadir, tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga memastikan atlet mendapatkan penghargaan yang layak dan tepat waktu,” ujar Okto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/1).
NOC Indonesia juga melihat keberhasilan SEA Games 2025 sebagai fondasi menuju agenda multievent berikutnya, termasuk Asian Games Nagoya 2026, Youth Olympic Games Dakkar 2026, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca juga:
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
“Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika seluruh elemen olahraga Indonesia bergerak bersama, dengan kepemimpinan, tata kelola, sehingga atlet Tim Indonesia mampu bersaing dan berprestasi secara berkelanjutan,” ungkap Okto.
Selain itu, SEA Games 2025 juga menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia.
Indonesia sukses menempati peringkat kedua klasemen akhir untuk pertama kalinya sejak 1995, dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Perolehan itu melampaui target awal 80 medali emas.
NOC Indonesia juga menilai, capaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi menyeluruh, yang melibatkan pemerintah, kementerian dan lembaga, federasi cabang olahraga, pelatih, ofisial, serta para atlet.
Baca juga:
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Peran tim Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, bersama tim dari NOC Indonesia, dinilai krusial dalam memastikan kesiapan teknis, koordinasi, serta perlindungan kepentingan atlet selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir mengungkapkan, penyaluran bonus dilakukan secara langsung dan transparan sebagai bentuk akuntabilitas negara kepada atlet.
“Untuk memastikan transparansi, bonus disalurkan langsung kepada atlet dan pelatih. Ini adalah bentuk penghargaan negara sekaligus amanah untuk masa depan mereka,” kata Erick Thohir.
Melalui sambutannya, Presiden RI, Prabowo Subianto, juga menegaskan bahwa prestasi olahraga memiliki makna strategis bagi kehormatan bangsa.
“Olahraga adalah cermin kekuatan sebuah bangsa. Penghargaan ini adalah bentuk hormat negara atas pengorbanan dan perjuangan para atlet yang membawa nama Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.
Seluruh bonus disalurkan dengan total nilai Rp 465,25 miliar, mencakup atlet dan pelatih dari nomor perorangan, ganda, hingga beregu.
Selain itu, pemerintah bersama NOC Indonesia juga mendorong literasi keuangan agar bonus dimanfaatkan sebagai bekal jangka panjang, sejalan dengan arahan Presiden.
Baca juga:
Presiden Serahkan Bonus Peraih Medali SEA Games 2025, Totalnya Rp 465,25 Miliar
Rincian Bonus Atlet dan Pelatih Indonesia di SEA Games 2025 Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, bersama peraih medali SEA Games 2025. Foto: Dok. NOC IndonesiaBerikut ini adalah rincian bonus atlet dan pelatih Indonesia di SEA Games 2025:
1. Atlet PeroranganEmas: Rp 1.000.000.000
Perak: Rp 315.000.000
Perunggu: Rp 157.500.000
Emas: Rp 800.000.000
Perak: Rp 252.000.000
Perunggu: Rp 126.000.000
Emas: Rp 500.000.000
Perak: Rp 220.500.000
Perunggu: Rp 110.250.000
Emas: Rp 300.000.000
Perak: Rp 126.000.000
Perunggu: Rp 63.000.000
Emas: Rp 400.000.000
Perak: Rp 189.000.000
Perunggu: Rp 94.500.000
Emas: Rp 150.000.000
Perak: Rp 63.000.000
Perunggu: Rp 31.500.000



