Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite di Serang Sesuai Aturan

medcom.id
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite berjalan sesuai dengan ketentuan pemerintah dan tepat sasaran.
 
Pernyataan ini disampaikan menanggapi ramainya informasi mengenai dugaan penyalahgunaan Pertalite di wilayah Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.
 
Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyampaikan Pertalite bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, dengan mekanisme penyaluran yang telah diatur dan diawasi melalui kebijakan pemerintah serta pengawasan internal Pertamina.

Terkait informasi yang beredar, Pertamina memastikan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi keterlibatan SPBU di wilayah Kecamatan Tirtayasa dalam praktik penimbunan atau penyalahgunaan Pertalite. Dugaan praktik ilegal yang dikenal dengan istilah 'minyak cong' disinyalir dilakukan dengan modus pengambilan BBM menggunakan kendaraan yang telah mengisi BBM dari SPBU, kemudian dipindahkan atau ditampung di lokasi lain di luar area SPBU. Baca Juga:
Harga Daihatsu Xenia 2015, MPV Murah Cocok Buat Awal Tahun!
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menjelaskan perusahaan secara konsisten melakukan pengawasan melalui digitalisasi transaksi, pemantauan lapangan, serta koordinasi aktif dengan aparat penegak hukum.
 
“SPBU terdekat di wilayah Kecamatan Tirtayasa telah secara proaktif berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk tidak melayani kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian BBM secara berulang-ulang. Selain itu, sebagai langkah mitigasi dan pencegahan potensi kecurangan (fraud), SPBU tersebut tidak melayani penggunaan surat rekomendasi (surkom) dari instansi dinas. Surkom dialihkan ke SPBU lain yang secara lokasi dan karakteristik konsumennya lebih relevan, seperti wilayah dengan konsentrasi profesi petani dan nelayan, sehingga penyaluran dapat lebih tepat sasaran dan terkontrol,” jelas Satria.
 
Pertamina Patra Niaga menegaskan tidak mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi, baik oleh konsumen maupun oknum tertentu. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, Pertamina akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk pemblokiran QR Code, NIK, maupun kendaraan yang terbukti melakukan penyalahgunaan. Baca Juga:
Aman Ga Sih Beli Mobil Bekas Banjir?
Sebagai bagian dari pengawasan bersama, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan BBM subsidi melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 atau email [email protected].
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Heboh Sumur Warga di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
3 Drakor Adaptasi Webtoon Terbaru Tayang Januari 2026, Wajib Nonton!
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Para Pencipta Lagu Lapor Dugaan Korupsi Royalti, Ini Respons KPK
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Usai Banyak Ban Mobil Bocor, Jalan Rusak Flyover Pesing Diperbaiki
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Pramugari Gadungan Batik Air, Ini Syarat Kerja di Maskapai
• 14 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.