Bisnis.com, JAKARTA - Laga pamungkas menutup putaran pertama akan dilakoni Bali United FC hari Jumat (9/1) malam di Stadion B.J Habibie, Parepare.
Laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 itu akan mempertemukan Serdadu Tridatu dengan PSM Makassar.
Ini menjadi laga perdana bagi tim kepelatihan baru Bali United musim ini dibawah nahkoda Johnny Jansen.
"Pertandingan berat melawan PSM Makassar sebagai salah satu tim yang bagus. Tapi kami juga dalam kondisi yang baik setelah lima laga terakhir tidak kebobolan. Semoga kami bisa meraih tiga poin besok di sini (Parepare), "ungkap Coach Johnny.
Modal percaya diri dimiliki skuad asuhannya mengingat dalam lima laga terakhir sektor pertahanan bekerja sangat baik tanpa kebobolan gol lawan.
Sementara tuan rumah belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka.
Baca Juga
- Prediksi Borneo FC vs PSM Makassar, Pesut Etam Targetkan Raih 3 Poin
- Prediksi Persis Solo vs PSM Makassar, Head to Head dan Susunan Pemain
- Salonpas Jadi Sponsor Baru PSM Makassar
Perbedaan catatan ini juga membuat Ricky Fajrin dkk tengah dalam motivasi tinggi untuk bisa melaju ke posisi lima besar di klasemen.
Saat ini, Serdadu Tridatu menempati urutan ke-8 setelah mengoleksi 24 poin dari 16 laga yang telah dijalankan.
Sedangkan PSM Makassar berada dua tingkat dibawah Bali United pasca mengumpulkan 19 poin sejauh ini.
"Saya tidak memfokuskan pada kondisi tim lawan, karena bagaimana pun mereka juga tim yang bagus. Saya sampaikan bila laga besok akan berat bermain di kandang mereka. Kami akan berusaha memainkan bola dan menciptakan peluang untuk bisa mencetak gol agar meraih kemenangan," jelas Coach Johnny.
Yang menarik, Bali United akan dihadapkan dengan deretan pemain asing PSM Makassar yang berpostur lebih tinggi dibandingkan komposisi pemain Bali United.
Hal itu kembali bukan menjadi sebuah tantangan bagi anak asuh Johnny Jansen tersebut.
"Tidak ada taktikal spesial menghadapi lawan dengan postur tinggi badan mereka. Yang pasti pemain akan siap melawan mereka agar bisa mencetak gol dan meraih kemenangan," tutup Coach Johnny.
Winger asing Bali United FC, Thijmen Goppel memahami kualitas dari lawannya kali ini yakni PSM Makassar.
Dirinya bersama pasukan Serdadu Tridatu lainnya bakal melakoni laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 hari Jumat (9/1) malam di Stadion B.J Habibie, Parepare.
Pemain asal Belanda ini pun percaya diri untuk bisa meraih kemenangan dari markas Skuad Juku Eja tersebut.
"PSM Makassar adalah tim yang kuat. Kondisi kami sangat baik dan siap untuk laga besok malam. Kami akan berusaha maksimal untuk bisa meraih tiga poin kemenangan," ucap Goppel.
Saat ini, Serdadu Tridatu menempati urutan ke-8 setelah mengoleksi 24 poin dari 16 laga yang telah dijalankan.
Sedangkan PSM Makassar berada dua tingkat dibawah Bali United pasca mengumpulkan 19 poin sejauh ini.
Meski berbeda 5 poin, bermain di kandang lawan tetap menjadi tantangan yang harus ditaklukkan.
Hal inilah mendasari Goppel mengingatkan rekan-rekannya untuk mampu meraih poin sempurna dari markas lawan.
Laga pertarungan perdana kedua tim musim ini akan berlangsung pukul 20.00 WITA langsung dari Parepare dan ditayangkan secara siaran langsung dari Indosiar dan Vidio.
Sementara itu, tim asuhan Johnny Jansen datang dengan modal positif usai meraih kemenangan atas Arema FC di pekan sebelumnya. Tidak hanya itu, sektor pertahanan Bali United juga tengah menunjukkan performa impresif dengan catatan tidak kebobolan dalam lima pertandingan terakhir.
Untuk itu dia mengakui kondisi tim berada dalam situasi yang baik, terutama dari sisi pertahanan. Namun dia enggan meremehkan PSM, meski memiliki catatan kurang ideal saat bermain di kandang sendiri musim ini.
Menurutnya, situasi sulit yang dialami lawan justru bisa menjadi motivasi tambahan.
“Bagi kami, pertandingan ini berat. Masalah PSM tidak menang dan belum punya hasil yang stabil, pertandingan jelas akan berbeda,” kata pelatih asal Belanda itu.
Selain itu dia juga menyoroti potensi kekuatan PSM Makassar yang memiliki sejumlah pemain dengan postur tinggi dan berbahaya dalam situasi bola mati.
“Untuk pertandingan nanti, sebenarnya tidak ada taktik yang spesial. Kami akan berusaha tidak memberi sepak pojok untuk mereka. Kami akan bermain direct, dari kaki ke kaki. Kami berusaha bermain sepak bola yang intens dan tidak ada peluang untuk duel secara fisik,” tutur Johnny Jansen.
Apalagi dalam laga ini, Bali United masih harus tampil tanpa tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Reyner Emmanuelo Barusu, Irfan Jaya, dan Brandon Wilson.
“Irfan Jaya sebentar lagi akan bergabung dengan tim setelah berlatih terpisah. Untuk Reyner, masih ada waktu pemulihan sedikit lebih lama,” ujar mantan pelatih PEC Zwolle ini.
"Kalau Brandon, masih belum bisa bergabung dalam tim. Saya senang mereka menunjukkan perkembangan yang baik,” pungkasnya.
Seperti diketahui saat ini Bali United menempati posisi ke-8 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 24 poin. Sedangkan PSM di posisi ke-10 dengan 19 poin.
Pasukan Ramang takluk dari Malut United FC, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Sementara Bali United datang dengan catatan lima pertandingan tak terkalahkan. Termasuk pada pertandingan terakhir kemenangan atas Arema FC.
Laju negatif inilah yang PSM Makassar coba sekuat tenaga untuk hentikan. Seperti yang ditegaskan Pelatih Kepala, Tomas Trucha, saat Prematch Press Conference. "Kami tidak boleh kehilangan poin lagi. Kami harus memanfaatkan peluang-peluang yang ada di dalam pertandingan," tegas Tomas sebelum memulai Official Training, malam tadi.
Tomas pun meyakini usaha Tim Ayam Jantan dari Timur melawan Bali United tidak akan mudah. Sebab Serdadu Tridatu bukan tim lemah. Bahkan diakui Tomas sebagai tim bagus yang harus diwaspadai. Jadi PSM harus benar-benar fokus sepanjang pertandingan.
"Mereka (Bali United) mendapatkan hasil bagus di lima pertandingan. Juga mendapatkan dua kemenangan tandang. Ini adalah tim yang memainkan bola. Mereka menunggu lawan melakukan kesalahan. Jadi kami tidak boleh kehilangan fokus," lanjut Tomas.
Tidak hanya menargetkan menang. Tomas juga bertekad meraih kemenangan dengan cara sempurna. Mencetak tiga poin dan tidak kemasukan gol. "Ya saya tanyakan ke pemain. Apakah kami bisa cleanshet? Saya harap bisa," tutup pelatih berpaspor Republik Ceko ini.





