SEBANYAK 2.749 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait disiagakan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League Persib vs Persija. Laga panas itu akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1) pukul 15.30 WIB. Kesiapan pengamanan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengamanan yang digelar di Aula Polrestabes Bandung, Kamis (8/1).
Rapat dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono, Dandim 0618 Kota Bandung Kolonel Inf. Mohamad Iswan Nusi, serta pejabat terkait lainnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan bahwa seluruh potensi kerawanan telah dibahas secara menyeluruh bersama aparat keamanan.
“Dalam rapat tadi sudah dibahas segala kemungkinan yang terjadi dan antisipasi ke depan. Mulai dari skema pengamanan hingga meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama sesuatu hal yang dinilai dapat mengancam keamanan dan ketertiban saat pertandingan berlangsung,” ungkapnya.
Erwan juga mengimbau bobotoh yang tidak memiliki tiket agar tidak memaksakan diri masuk ke area stadion dan memilih alternatif nonton bareng (nobar) di daerah masing-masing.
“Saya berharap pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta nanti dapat berlangsung aman, lancar dan kondusif. Jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang dapat merugikan tim Persib itu sendiri. Mengingat ini merupakan pertandingan yang dinanti-nanti bobotoh maupun warga Jabar kepada tim sepak bola kesayangannya,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Doakan juga oleh para bobotoh dan warga Jabar, selain pertandingannya lancar, Persib Bandung juga dapat meraih kemenangan telak atas Persija Jakarta,” tandasnya.
Selain itu, Erwan meminta kepala daerah di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat memfasilitasi kegiatan nonton bareng.
“Saya imbau kepada masyarakat dan para kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing karena Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung tapi Jawa Barat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan pengamanan laga Persib vs Persija akan dikendalikan langsung oleh Polda Jabar guna mempermudah koordinasi lintas wilayah.
“Pengamanan laga Persib vs Persija akan diambil alih oleh Polda Jabar. Hal ini untuk memudahkan koordinasi dan pengamanan yang lebih baik. Dan kami bisa berkoordonasi dengan Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya,” katanya.
Kapolda memastikan seluruh personel akan menjalankan tugas sesuai arahan, termasuk langkah-langkah preventif di lapangan. Polda Jabar juga akan melakukan pemantauan di berbagai titik, termasuk di ruang digital.
“Semua ruang kita akan monitoring termasuk ruang cyber yang biasanya kerap ada hasutan supaya bisa kita antisipasi. Untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu, penjagaan ketat juga akan dilakukan di pintu-pintu masuk ke Kota Bandung, baik yang melalui jalur kereta api maupun jalur darat lainnya,” sambungnya.
Dengan kesiapan ribuan personel gabungan dan pengawasan menyeluruh, aparat berharap laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga pertandingan usai. (AN/E-4)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467796/original/068789200_1767930639-sampah_pasar.jpeg)



