tvOnenews.com - Petarung elit kelas ringan UFC, Michael Chandler, memberikan prediksinya menjelang pertarungan antara Paddy Pimblett dan Justin Gaethje dalam gelaran UFC 324.
Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, dan akan disiarkan melalui Paramount+.
Keduanya akan memperebutkan sabuk juara interim kelas ringan, yang dibuat untuk mengisi kekosongan karena juara divisi, Ilia Topuria, masih belum bisa bertarung akibat masalah hukum dengan mantan istrinya.
- Youtube UFC
Baik Gaethje maupun Pimblett dikenal memiliki gaya bertarung yang menarik. Justin Gaethje bahkan hampir meraih $1 juta atau setara Rp 15 miliar hanya dari bonus penampilan.
Sementara itu, Michael Chandler sendiri pernah menghadapi keduanya dalam pertarungan sebelumnya, termasuk lawan-lawan kelas atas lain seperti Dustin Poirier dan Tony Ferguson.
Chandler (rekor 23-10 MMA, 2-5 UFC) kalah dalam pertarungan yang dinobatkan sebagai Fight of the Year melawan Gaethje pada November 2021, dan kekalahan terakhirnya terjadi melalui TKO dari Pimblett di UFC 314.
Meski begitu, ia menilai Gaethje lebih unggul daripada Pimblett dan memprediksi "The Highlight" juga akan menang jika menghadapi juara kelas ringan Topuria.
"Justin Gaethje lebih terampil, lebih berpengalaman, dan menurut saya petarung yang lebih baik secara keseluruhan. Tapi Paddy Pimblett jauh lebih baik daripada yang orang kira," ujar Chandler kepada ESPN MMA.
"Karena gaya rambutnya, cara bicaranya, dan jadwal pertarungannya yang padat, orang-orang tidak terlalu menghargainya. Tapi ketika saya melawannya pada bulan April di Miami, saya tidak akan mengatakan saya terkejut karena saya mengharapkan versi terbaik dari Paddy, tetapi dia lebih baik daripada yang banyak orang kira."
Chandler menyoroti kemampuan Paddy Pimblett yang memiliki jangkauan panjang, tendangan yang bagus, serta sabar dan tenang di atas octagon, namun tetap menilai Gaethje sebagai lawan yang lebih tangguh.
"Tapi Gaethje adalah lawan yang sama sekali berbeda. Jadi, jika saya harus memilih satu, saya akan memilih Justin Gaethje, juara interim, dan kemudian dia mengalahkan Ilia Topuria di akhir tahun ini," kata Chandler.



