MerahPutih.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengatakan, bahwa tim asuhannya menyesal gagal unggul delapan poin di puncak klasemen Premier League.
Namun, ia tetap memuji para pemainnya atas konsistensi mereka selama periode liburan.
The Gunners unggul enam poin dari Manchester City dan Aston Villa, setelah ditahan imbang 0-0 oleh juara bertahan Premier League, Liverpool, di Emirates Stadium pada Jumat (9/1) dini hari WIB.
Baca juga:
Laga Arsenal vs Liverpool Berakhir Tanpa Gol, Gagal Perlebar Jarak dengan Manchester City
Tendangan Conor Bradley sempat membentur mistar gawang Liverpool di babak pertama. Lalu, Gabriel Magalhaes memiliki peluang terbaik untuk Arsenal, tetapi sundulannya melenceng di waktu tambahan babak kedua.
Bradley juga harus ditandu keluar lapangan setelah terlibat bentrokan dengan Gabriel Martinelli. Pemain Brasil itu tampak mendorongnya keluar lapangan, yang membuatnya mengalami cedera.
Arsenal Kecewa Gagal Unggul 8 Poin dari Manchester City di Klasemen Premier League Arsenal gagal unggul 8 poin di klasemen Liga Inggris 2025/26. Foto: Dok. ArsenalArsenal mengakhiri periode Natal dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang di Premier League.
Ketika ditanya apakah hasil imbang dengan Liverpool terasa seperti kesempatan yang terlewatkan untuk memperbesar keunggulan mereka, Arteta menjawab: "Ya, setiap kali Anda tidak menang [rasanya seperti itu], tetapi jika menang, kami akan unggul 12, 15, atau 20 poin."
"Saya harus benar-benar memuji para pemain secara individu atas apa yang telah mereka lakukan selama periode Natal ini, karena tuntutan jadwalnya luar biasa dan apa yang telah mereka lakukan sungguh luar biasa. Jadi untuk keluar dari periode ini dengan semua masalah yang kami hadapi dalam posisi yang kuat seperti sekarang, saya pikir para pemain pantas mendapatkan pujian saya dan pengakuan dari semua orang," jelasnya.
Baca juga:
Conor Bradley Cedera, Liverpool Kesal dengan Perilaku Gabriel Martinelli
Arsenal sendiri harus berjuang keras untuk waktu yang lama, seperti yang mereka lakukan melawan Everton, Wolves, dan Brighton dalam beberapa pekan terakhir.
"Saya merasakan hal ini sejak Agustus dan saya pikir kita semua merasakan hal yang sama, setiap manajer, setiap pemain, setiap tim, karena inilah level liga ini dan Anda lihat betapa sulitnya," tutup Arteta.





