Burung Paling Beracun di Dunia Ada di RI, Pakar Beberkan Dampaknya

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Burung Whistlers. (Tangkapan Layar IFLscienceJerry Oldenettel via flickr)

Jakarta, CNBC Indonesia - Burung Pitohui dikenal sebagai spesies burung paling beracun di dunia. Ternyata burung yang disebut sebagai regent whistler (pachycephala schlegelii) terlihat di hutan Papua.

Selain Pitohui, juga ada burung lonceng rufous-naped (Aleadryas rufinucha) yang mengandung racun. Kedua spesies memiliki neurotoxin berjenis batrachotoxin.

Neurotxin merupakan racun berbahaya yang bisa membuat mata manusia berair. Efeknya sama seperti saat memotong bawang.

Nampaknya racun ini bukan disebarkan melalui satu burung ke burung lainnya. Peneliti mengungkapkan batrachotoxin yang ditemukan pada 2 spesies burung di Papua berasal dari makanan yang dikonsumsi di hutan.

Pilihan Redaksi
  • 8 Fobia Paling Langka di Dunia, Ada Takut Cermin hingga Selai Kacang
  • Ngeri! 10 Perang Brutal Sepanjang Sejarah Modern

Makanan tersebut tak membuat burung sakit maupun mati, namun akan masuk ke dalam bulu. Namun sebagai cara perlindungan diri dari makhluk hidup lainnya.

Meski begitu, racun akan berdampak pada manusia yang berkontak dengan jenis burung tersebut.

Jika burung beracun dikonsumsi manusia, akan menyebabkan kematian. Sementara sejumlah penduduk lokal mengatakan memakan daging atau memegang hewan itu membuat badan seperti terbakar.

Sementata itu, Kasun Bodawatta, seorang peneliti dari Universitas Copenhagen menceritakan pengalaman bertemu dengan burung beracun. Dia harus mengambil sampel dari hewan tersebut.

Matanya mengeluarkan air mata sebagai dampak dari paparan racun. Kejadian itu membuat warga sekitar mengira dirinya sedih saat ekspedisi.

"Orang berpikir saya sedang sedih dan tertekan dalam ekspedisi karena melihat saya mengeluarkan air mata. Hidung saya juga berair," kata Bodawatta, dikutip dari IFLscience.



(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: AI Bantu Inklusi Keuangan, Bisa Telisik Profil Risiko Nasabah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Meski Marak Aksi Jual Investor Asing, OJK: IHSG Pecah Rekor Tertinggi 24 Kali di 2025
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
• 13 jam lalumerahputih.com
thumb
Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, Begini Kondisi Kediaman dan Kafe Miliknya
• 9 jam lalufajar.co.id
thumb
Transaksi kartu pembiayaan Bank Mega Syariah melonjak di akhir tahun
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Sudah 200 Hari Ditahan, Kuasa Hukum: Tersangka Kasus Satelit Kemhan Wajib Dikeluarkan dari Tahanan!
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.