Gagal Pecah Belah Yaman Melalui Tangan UEA, Israel Gigit Jari Dihadang Saudi?

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Mungkin Israel sebenarnya adalah pemain yang tidak terlihat dalam semua yang terjadi dan sedang terjadi di Yaman Selatan setelah pasukan Perisai Tanah Air yang berafiliasi dengan pemerintah sah menguasai provinsi-provinsi di Yaman Selatan, dan jatuhnya proyek Dewan Transisi pimpinan Aidrous al-Zubaidi yang didukung Uni Emirat Arab untuk memisahkan Yaman Selatan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Ketika ketua Dewan Transisi Aidrous al-Zubaidi mengumumkan dimulainya pengaturan proses pemisahan diri Yaman Selatan menjadi negara merdeka pada 2 Januari lalu, berita tentang hal itu telah muncul di media Israel setidaknya lima hari sebelumnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Surat Netanyahu ke Putin, Sunyi yang Mematikan, dan Siaga Penuh Iran
  • Paradoks Venezuela, Arogansi AS, dan Pengistimewaan Israel: Sikap Indonesia?
  • Cap Diktator Hanya Dalih, Ini 11 Pemimpin Dunia yang Digulingkan AS: Ada yang Muslim

Tepatnya hanya dua hari setelah Israel mengumumkan pengakuannya terhadap wilayah separatis Somaliland sebagai negara merdeka dan menjalin hubungan diplomatik penuh dengannya pada 26 Desember lalu.

Pada 28 Desember, surat kabar Israel "Ma'ariv" menerbitkan laporan yang membahas pertimbangan serius Israel untuk mengakui negara mana pun yang dideklarasikan di Yaman Selatan, dan mengungkapkan bahwa sinyal antara kedua pihak sudah jelas dalam hal ini.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Bahkan, saluran televisi pemerintah Israel, Kan 11, mengisyaratkan adanya pembicaraan tertutup terkait pengakuan Israel terhadap negara di selatan Yaman, dan bahwa Israel sedang menunggu saat dewan transisi di selatan Yaman mendeklarasikan kemerdekaannya untuk kemudian diakui.

Aidrous al-Zubaidi selalu mencoba merayu Israel secara sepihak dalam hal ini. Pada Mei tahun lalu, Al-Zubaidi menyatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar The National bahwa deklarasi negara selatan yang merdeka akan memungkinkan terjalinnya hubungan resmi dengan Israel, dan bahwa bergabung dengan perjanjian Abraham akan menjadi landasan stabilitas regional setelah perang Gaza.

Dengan demikian, pernyataan Al-Zubaidi sudah dapat diprediksi sebelum pertempuran antara pasukan Dewan Transisi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi pendukung legitimasi yang dipimpin oleh Arab Saudi dimulai.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kaesang Enggan Ungkap Sosok Ketua Dewan Pembina, Fokus Benahi Internal PSI
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Bom Saudi Menghantam Logistik Uni Emirat Arab: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Yaman?
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Gaji PNS Januari Mulai Cair, Ini yang Perlu Diketahui ASN
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Pecahkan Rekor Dunia, Rizki Juniansyah Naik Pangkat Dua Tingkat jadi Kapten TNI AL
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Ini Tren Pemesanan hingga Perjalanan Wisatawan Indonesia Sepanjang 2025
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.