Selokan di Pasar Cimanggis Juga Jadi Tempat Buang Sampah, Muncul Bau Busuk

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Warga di kawasan Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, masih mengeluh bau menyengat meski tumpukan sampah sudah diangkut. Selain dari bekas tumpukan sampah, bau menyengat itu juga muncul dari selokan yang terletak persis di seberang pasar.

Pantaua detikcom di lokasi, Jumat (8/1/2026), lebar selokan itu hanya sekitar 1 meter. Airnya keruh berwana hitam. Di sekitar selokan itu terlihat belukar dan gundukan tanah serta di dalamnya ada sampah yang berserakan.

Seorang warga setempat bernama Tarmidzi (58) mengatakan, kerap melihat orang yang buang sampah di kali tersebut. Dia menyebut orang itu enggan ketahuan buang di tumpukan sampah depan Pasar Cimanggis.

Baca juga: Tumpukan Sampah di Pasar Cimanggis Tangsel Diangkut, Muncul Lagi Tumpukan Baru

"Orang yang saya sebel tuh, ada yang sampai buang di kali (selokan). Malam-malam datang bawa sampah dua karung, buang aja ke kali sini. Susah amat buat bayar iuran sampah kayaknya itu," kata Tarmidzi saat ditemui di lokasi.

Tarmidzi yang juga petugas keamanan di kawasan itu sering menyaksikan orang buang sampah sembarangan di Pasar Cimanggis. Menurut Tarmidzi, mereka membuang sampah dengan cara dilemparkan sambil menggunakan mobil atau motor.

"Kalau orang buang sampah di sini ya orang mana aja. Saya sering lihat kalau pagi malam gitu, orang pakai mobil apa motor, lempar-lempar aja. Ada yang clingak-clinguk, nggak ada petugas buang," ucap dia.

Baca juga: DLH DKI Kerahkan 13 Truk-10 Tronton Angkut Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Tarmidzi menyebut sampah di Pasar Cimanggis baru belakangan ini menumpuk sampai meluber ke jalan. Biasanya sampah di sana diangkut setiap sehari atau dua hari sekali.

"Baru belakangan ini aja sampai numpuk. Biasanya sehari dua hari maksimal udah diangkut. Ini kemarin lama banget nggak diangkut," imbuhnya.

Tumpukan sampah di Pasar Cimanggis juga sempat terjadi akhir tahun lalu. Ketika sudah diangkut, tumpukan sampah kembali menggunung dalam waktu dua hari.

Baca juga: Cegah Korupsi, PN Jakarta Pusat Gelar Pengajian Rutin

"Iya waktu itu sempat diangkut, kapan itu ya. Terus dua hari tiga hari penuh lagi numpuk. Saya nggak paham juga aslinya dari mana, bisa cepat gitu nambahnya. Yang borongan buang ke sini ada," katanya.

"Ini tunggu aja nanti, dua tiga hari lagi paling penuh lagi. Itu kalau belum ada solusi, ini sekarang lagi dijaga, ya semoga aja beneran nggak sampai kayak kemarin," sambungnya.




(tsy/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Mahasiswa KKN Unhas Gel 115 Gelar Edukasi Speak Up and Stand Out di Kalangan Generasi Z
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Anggota Pansus Haji 2024 Nilai Penetapan Yaqut Jadi Tersangka, Terasa Lambat
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Produksi Batu Bara Dipangkas, APBI Waspadai Dampak ke Logistik dan Tenaga Kerja
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
DJ Dinar Candy Bangun Rumah Rp 16 Miliar, Beli Interior Rp 4 Miliar
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
Brasil Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Usai AS Tangkap Maduro
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.