Inara Rusli Tegaskan Sikap soal Polemik Rumah Tangganya dengan Insanul Fahmi: Aku Wajib Menjaga Marwah Pasangan

grid.id
17 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Inara Rusli kembali buka suara terkait polemik rumah tangganya yang ramai dibicarakan publik. Ia menegaskan dirinya tidak bermaksud mencari pembenaran atau simpati.

Pernyataan itu disampaikan Inara saat hadir di podcast Denny Sumargo. Ia mengaku berada dalam dilema besar ketika harus menjelaskan persoalan pribadinya ke publik.

Inara menyadari setiap pernyataannya kini menjadi sorotan. Ia mengaku sangat berhati-hati agar tidak melanggar batas sebagai seorang istri.

“Kalau ini benar itu ghibah, kalau ini salah itu fitnah,” ujar Inara Rusli dikutip Grid.ID melalui tayangan Youtube @curhatbang Denny Sumargo, Kamis (08/01/2026).

Menurut Inara, prinsip tersebut kini menjadi pegangan hidupnya. Ia mengaku banyak belajar dari kesalahan masa lalu.

Ia tidak menampik bahwa publik menilai dirinya berubah peran. Dari sosok yang dulu dianggap tersakiti, kini justru dituding menyakiti.

“Aku nggak mau membenarkan diri aku,” kata Inara Rusli.

Inara menegaskan tujuannya hanya ingin meluruskan keadaan. Ia mengaku datang bukan untuk membuka aib siapa pun.

Dalam posisinya sekarang, Inara merasa wajib menjaga marwah pasangan. Ia menyebut hal tersebut sebagai kewajiban dalam ajaran Islam.

“Sebagai istri, aku wajib menjaga marwah pasangan,” ucap Inara Rusli.

Ia mengaku menyesal karena situasi ini berkembang di luar kendali. Banyak pihak ikut terlibat dan memperkeruh keadaan.

 

Inara menyebut persoalan rumah tangga seharusnya diselesaikan secara tertutup. Ia tidak pernah berniat menyeret masalah ini ke ruang publik.

“Aku nggak pernah mau nyakitin hati orang,” tutur Inara Rusli.

Tekanan dari netizen juga diakui Inara sangat berat. Ia merasa berada di posisi yang serba salah.

Di satu sisi, ia ingin jujur. Namun di sisi lain, ia takut ucapannya justru melukai banyak pihak.

“Aku di sini nyari solusi, bukan pembelaan,” kata Inara Rusli.

Inara berharap publik bisa melihat persoalan ini secara utuh. Ia menegaskan tidak ada pihak yang benar-benar menang dalam konflik ini.

Baginya, semua yang terlibat sama-sama terluka. Ia pun mengaku hanya bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

“Siapa sih yang mau ada di posisi seperti ini,” tutup Inara Rusli.

Kini, Inara memilih untuk lebih menenangkan diri. Ia menyerahkan sepenuhnya hasil akhir dari polemik ini kepada kehendak Tuhan.

Ia menegaskan siap menerima apapun keputusan hidup yang akan datang. Inara percaya setiap ujian selalu membawa pelajaran berharga. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Silaturahmi Alumni-Civitas Akademika Sastra Indonesia Unhas Digagas, Satukan Lintas Generasi di Kebun Denassa
• 10 jam laluharianfajar
thumb
RSHS Rawat 10 Pasien Super Flu: Tak Perlu Panik yang Penting Pencegahan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pengusaha Minta Purbaya Ubah Strategi Kejar Setoran Pajak
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
China siap perdalam kerja sama dengan Venezuela
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Mens Rea Pandji Dianggap Wakili Keresahan Publik
• 13 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.