REPUBLIKA.CO.ID, HADRAMAUT— Ahmed al-Shalafi, pejabat yang bertanggung jawab atas urusan Yaman di saluran televisi Aljzeera, mengungkapkan detail baru terkait pelarian Ketua Dewan Transisi Selatan Aidrous al-Zubaidi ke Uni Emirat Arab pada Rabu (6/1/2026) kemarin.
Al-Shalafi mengutip sumber lokal yang mengatakan, salah satu pemilik kapal memberitahunya bahwa dirinya menerima telepon dari orang-orang Zubaidi dan bahwa dia bertemu dengan Zubaidi dan rombongannya di Pelabuhan Aden kemudian membawa mereka ke wilayah Somaliland yang merupakan bagian dari Republik Federal Somalia.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Surat Netanyahu ke Putin, Sunyi yang Mematikan, dan Siaga Penuh Iran
- Paradoks Venezuela, Arogansi AS, dan Pengistimewaan Israel: Sikap Indonesia?
- Cap Diktator Hanya Dalih, Ini 11 Pemimpin Dunia yang Digulingkan AS: Ada yang Muslim
Belum diketahui siapa saja yang melarikan diri bersama Al-Zubaidi, tetapi Al-Shalfi mengatakan yang dimaksud adalah Hamid Lamlas yang diberhentikan oleh pemerintah dari jabatannya sebagai gubernur Aden, dan Muhsin Al-Wali, pemimpin pasukan pengaman dan formasi militer lain yang berafiliasi dengan Transitional Southern Council.
Di sisi lain, sekitar 50 anggota Dewan Transisi pergi ke ibu kota Saudi Arabia, Riyadh, untuk berpartisipasi dalam dialog selatan-selatan yang sedang dipersiapkan, menurut Al-Shalafi.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Detail pelarian
Pada Kamis pagi, koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi mengumumkan Al-Zubaidi melarikan diri ke wilayah Somaliland dan kemudian ke ibu kota Somalia, Mogadishu, sebelum tiba di Uni Emirat Arab.
Juru bicara resmi pasukan koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan informasi intelijen mengkonfirmasi pelarian al-Zubaidi pada malam hari bersama orang lain melalui laut dari Pelabuhan Aden menuju wilayah Somaliland kemarin siang.
Al-Zubaidi menghubungi seorang perwira yang dikenal sebagai Abu Saeed, yang ternyata adalah Mayor Jenderal Awad Saeed Musleh al-Ahbabi, Komandan OperasiGabungan UEA, dan memberitahukan kedatangannya.
Sebuah pesawat telah menunggu mereka dan lepas landas tanpa menentukan tujuan setelah mengangkut mereka di bawah pengawasan perwira UEA.
Menurut juru bicara tersebut, pesawat itu mendarat di bandara Mogadishu kemarin sore dan menunggu selama satu jam, lalu berangkat menuju Teluk Arab melalui Laut Arab tanpa menentukan tujuan.
Sistem identifikasi dimatikan di atas Teluk Oman, dan dihidupkan kembali sepuluh menit sebelum mendarat di bandara militer "Al-Reef" di Abu Dhabi kemarin malam.


