Suparman (43) telah ditangkap polisi usai membunuh DS (40) lantaran kesal uang pinjamannya tak kunjung dibayar. Polisi mengungkap penangkapan Suparman dilakukan saat dirinya tengah menjaga bosnya di salah satu rumah sakit di Bogor.
"Tentunya upaya melarikan diri ada setelah melakukan penikaman atau penusukan tersebut. Yang bersangkutan ataupun tersangka S melarikan diri, tidak ada di alamat yang kita ketahui ataupun domisilinya. Dia melarikan diri akhirnya kita dapat ungkap di tempat persembunyiannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat jumpa pers di Mapolsek Cimanggis, Jumat (9/1/2026).
Made mengungkapkan, Suparman juga sempat memberi kabar rekannya usai membunuh DS. Setelahnya, Suparman langsung berupaya kabur.
Dia mengatakan, Suparman kabur ke salah satu rumah sakit (RS) di wilayah Bogor. Sebab di RS tersebut, Suparman diberi tugas oleh bosnya untuk menunggu bosnya yang sedang sakit.
"Memang (tersangka) memiliki tugas ataupun diberi pekerjaan oleh bosnya, untuk menunggu bosnya dalam keadaan sakit di salah satu rumah sakit di wilayah Bogor," tutur Made.
(kuf/maa)




