MERAHPUTIH.COM — ENAM ekor paus mati di sebuah pantai terpencil di Pulau Selatan Selandia Baru setelah terjadi peristiwa terdampar massal. Para relawan kini berpacu dengan waktu untuk mengembalikan 15 paus lainnya yang masih hidup ke laut.
Sekitar 55 paus pilot terdampar di Farewell Spit pada Kamis (8/1). Meski sebagian besar berhasil kembali ke laut, 15 ekor kembali terdampar dan kini tersebar sepanjang sekitar 1 kilometer di pantai tersebut.
Sebuah video dari Project Jonah, organisasi nirlaba yang bekerja menangani mamalia laut, memperlihatkan para relawan menyiram paus-paus itu dengan ember berisi air untuk menjaga tubuh mereka tetap dingin.
“Ketika air pasang datang, kami harus bergerak sangat cepat untuk mengumpulkan paus-paus ini, lalu memindahkan mereka ke perairan yang lebih dalam,” kata Louisa Hawkes dari Project Jonah.
Paus pilot merupakan hewan yang sangat sosial dan memiliki naluri alami untuk saling menjaga. Para relawan berharap dapat mengumpulkan 15 paus yang terdampar itu dalam kelompok yang rapat dan kompak agar mereka bisa kembali saling mengenali dan berenang ke laut bersama.
Baca juga:
Paus Sperma Mati Terdampar di Pantai Buleleng Bali
Upaya mengapungkan kembali paus-paus tersebut akan dilakukan Jumat (9/1) sore, tapi waktunya sangat terbatas. “Kami harus menyelesaikan semua itu sebelum air pasang berbalik dan kembali surut,” kata Hawkes.
Kelompok tersebut juga mengajak para relawan untuk membantu proses pengapungan kembali. Departemen konservasi Selandia Baru telah mengerahkan petugas penjaga, sebuah perahu, dan drone ke Farewell Spit untuk memantau kemungkinan terjadinya terdamparan lanjutan.
Peristiwa terdampar massal kerap terjadi di Farewell Spit, yang terletak di ujung paling utara Pulau Selatan. Departemen konservasi menyebut wilayah itu sebagai perangkap alami paus alami yang berada di jalur migrasi paus sirip panjang. “Paus dapat dengan mudah tertipu dan terjebak oleh dataran pasang surut yang landai serta air laut yang cepat surut,” kata departemen tersebut dalam pernyataan pada Kamis.
Pada Februari 2017, lebih dari 400 paus pilot sirip panjang terdampar di lokasi yang sama. Itu menjadi peristiwa terdampar terbesar di Selandia Baru dalam lebih dari 100 tahun.(dwi)
Baca juga:
Sekawanan Paus Terdampar di Aceh





