Rumah Kosong Terbakar di Tanjung Priok, Rumah di Belakang Ikut Terdampak

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Swasembada Barat XXV, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (9/1/2026) sore.

Peristiwa ini menghanguskan satu rumah kosong dan berdampak pada satu rumah lain di bagian belakang, serta mengakibatkan satu unit mobil ikut terbakar.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan api kemudian merembet ke bangunan di belakangnya.

Baca juga: Empat Rumah di Jatinegara Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

“Kami dapat informasi, langsung diluncurkan awalnya tuh lima unit kita luncurkan sesuai dengan SOP yaitu 4 plus 1. Ternyata sampai di sini, di TKP terbakar satu rumah, namun dampak yang di belakang rumahnya ini kena,” ujar Gatot saat ditemui di lokasi kebakaran, Jumat.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=petugas damkar, kebakaran di Jakarta, kebakaran di jakarta hari ini, rumah kosong terbakar, Dugaan Korsleting Listrik, kebakaran Tanjung Priok&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xODI3MTA1MS9ydW1haC1rb3NvbmctdGVyYmFrYXItZGktdGFuanVuZy1wcmlvay1ydW1haC1kaS1iZWxha2FuZy1pa3V0LXRlcmRhbXBhaw==&q=Rumah Kosong Terbakar di Tanjung Priok, Rumah di Belakang Ikut Terdampak§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Menurut Gatot, kondisi gang dan perbedaan akses menuju lokasi kebakaran membuat petugas harus menambah unit pemadam untuk menjangkau titik api lainnya.

“Sehingga ada dua rumah terdampak sehingga kami harus meluncurkan kembali unit untuk meng-cover di bagian belakang karena beda gang atau beda jalan,” katanya.

Dalam upaya pemadaman tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan total 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 65 personel.

“Awal pemadaman pada pukul 16.24 WIB. Kemudian lokalisir pukul 16.30 WIB dan pendinginan pukul 16.33 WIB,” ujar Gatot.

Ia menjelaskan, rumah yang pertama kali terbakar merupakan bangunan kosong yang tidak dihuni dan terbuat dari material kayu, sehingga api dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan.

Baca juga: Usai Kebakaran, Pedagang Pepaya dan Pisang Pasar Induk Kramat Jati Sudah Direlokasi

“Bangunan itu memang kebetulan kondisi kosong blong sehingga terbakar dan cepat dia langsung rata karena bangunan kayu semuanya,” ucap Gatot.

Sementara itu, rumah di bagian belakang yang terdampak merupakan bangunan dua lantai. Api merusak bagian kamar di lantai atas, namun kerusakan tidak bersifat fatal.

“Ya yang bagian belakang ini yang dia dua lantai, itu terdampak di bagian kamar atas. Alhamdulillah dapat kami selesaikan semuanya, yang terdampak itu tidak sampai fatal,” katanya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Gatot menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah adanya fenomena listrik. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 17.09 WIB.

“Objek terbakar rumah dan satu unit mobil dengan kerugian kurang lebih Rp 216.540.000,” tambahnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sinergi Strategi Hilirisasi Batu Bara Dorong Kemandirian Energi Nasional
• 25 menit lalubisnis.com
thumb
SMK di Sultra Disiapkan Jadi Pemasok Pangan Program MBG
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Wamenkeu: Program MBG Jangkau 56,13 Juta Penerima, Serap Hampir 800 Ribu Pekerja
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di Sumatera, BNPB Imbau Waspada Bencana Susulan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Tertahan di Pulau Sokotra, Yaman, Tiga WNI Akhirnya Berhasil Dievakusi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.