Liburan pakai agen travel sering jadi pilihan karena praktis dan nggak ribet. Dengan jasa yang ditawarkan, kamu nggak perlu repot ngurus itinerary, transportasi, hotel, sampai urusan biaya karena semuanya sudah di-handle dari awal.
Meski begitu, jangan langsung tergoda harga murah atau promo besar-besaran. Soalnya, belakangan ini kasus agen travel abal-abal atau bodong makin sering kejadian, sehingga kamu memang harus ekstra teliti sebelum menentukan pilihan.
Belum lagi kalau kamu bawa keluarga besar, salah pilih agen travel bisa bikin mood semua orang jadi berantakan. Nah, biar trip tetap aman dan menyenangkan, yuk, simak tips memilih agen travel yang trusted versi teman kumparan berikut ini.
Tips Memilih Agen Travel yang TrustedSalah satu ciri agen travel yang terpercaya bisa kelihatan dari cara mereka berkomunikasi dengan klien. Hal senada juga disampaikan teman kumparan Lita (23). Menurutnya, agen travel yang baik itu harus responsif, baik sebelum maupun sesudah pembayaran dilakukan.
Biasanya, Lita punya cara tersendiri buat ngecek agen travel sebelum deal. Ia akan lihat highlight Instagram agen tersebut. “Kalau mereka punya dokumentasi trip lama dan konsisten update, keliatan bukan agen musiman,” katanya. Dari situ, kamu bisa sedikit tenang karena agen travel-nya berarti tepercaya.
Kalau menurut teman kumparan Maya (31), trusted atau nggaknya agen travel bisa dilihat dari seberapa jelas itinerary yang mereka kasih. Buat Maya, alur perjalanan yang rapi itu penting banget, apalagi kalau liburan bareng keluarga.
“Aku justru lihat dari seberapa rapi alurnya. Dari penjelasan jadwal, titik kumpul, sampai siapa yang bisa dihubungi pas di lokasi. Kalau dari awal udah keliatan berantakan, aku nggak berani bawa keluarga,” tuturnya.
Selain lewat Instagram, Maya juga biasa ngecek nama agen travel tersebut di Google buat lihat review dari pengguna sebelumnya. Kalau kelihatan banyak bad review, lebih aman langsung skip aja.
Baginya, perjalanan bakal lebih terjamin kalau aktif nanya detail sejak awal, terutama soal asuransi atau backup plan. Jadi, jangan sampai pas kejadian baru banyak bertanya karena sebelumnya nggak cari tahu, ya.
Sementara itu, teman kumparan Aditya (27) punya standar yang berbeda. Menurutnya, agen travel yang bagus itu fleksibel dan enak diajak diskusi. “Kalau terlalu kaku, biasanya pas ada masalah juga nggak solutif,” ungkapnya.
Selain itu, Aditya juga lebih percaya sama agen travel yang transparan soal harga. Price breakdown yang rinci dinilai jauh lebih meyakinkan dibanding agen yang cuma ngasih harga final tanpa ada penjelasan.
Tak lupa, Aditya ngingetin buat nggak gampang FOMO atau sekadar ikut-ikutan rekomendasi orang lain tanpa ada riset pribadi soal kualitas agen travel-nya. Soalnya, pengalaman tiap orang bisa beda, dan yang cocok buat orang lain belum tentu cocok buat kamu juga.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan



