Investor Kripto Capai 19,56 Juta Orang, OJK: Transaksi Tembus Rp 482,23 Triliun

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD), Hasan Fawzi melaporkan, di sepanjang tahun 2025 total nilai transaksi aset kripto dalam negeri tercatat mencapai Rp 482,23 triliun.

Dalam telekonferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Desember 2025, Hasan mengatakan bahwa angka itu lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp 650,61 triliun.

Baca Juga :
Update OJK Soal Restrukturisasi Kredit Debitur Terdampak Bencana Aceh-Sumatera
SAL Rp 75 Triliun Ditarik Pemerintah, OJK: Dampak ke Likuiditas Bank Tak Signifikan

Meskipun terkoreksi secara tahunan, namun Hasan memastikan bahwa secara akumulatif aktivitas transaksi kripto di dalam negeri selama tahun 2025 masih berada pada level yang besar.

"Secara keseluruhan, untuk nilai transaksi aset kripto di sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai angka Rp 482,23 triliun," kata Hasan, Jumat, 9 Januari 2026.

Investasi kripto.
Photo :
  • www.freepik.com/free-vector

Secara bulanan, Hasan menjelaskan bahwa terjadi pelemahan transaksi kripto pada Desember 2025. Dimana nilai transaksinya hanya sebesar Rp 32,68 triliun, turun dibandingkan bulan November 2025 yang mencapai Rp 37,23 triliun.

"Atau turun 12,22 persen dibanding posisi November 2025, yang tercatat di angka Rp 37,23 triliun," ujarnya.

Di sisi lain, Hasan juga melaporkan bahwa hingga November 2025, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 19,56 juta orang, atau naik 2,5 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebanyak 19,08 juta investor.

"Per November 2025, tercatat jumlah konsumen berada dalam tren peningkatan yaitu mencapai angka 19,56 juta konsumen," kata Hasan.

Dia menilai, minat investor kripto di Indonesia masih menunjukkan tren kenaikan. Namun dari sisi nilai transaksi, terjadi penurunan bulanan pada akhir tahun. Tapi secara kumulatif, di sepanjang 2025 nilai transaksi aset kripto tetap berada pada level tinggi.

"Secara keseluruhan untuk nilai transaksi aset kripto di sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai angka Rp 482,23 triliun," ujarnya.

Baca Juga :
OJK Pede Kinerja Perbankan di 2026 Bakal Tetap Moncer, Simak Indikatornya
Pendalaman Pasar, OJK Pastikan Aturan Baru Free Float Bakal Terbit Tahun Ini
Kerugian Capai Rp 49,19 Miliar, OJK: Waspadai Penipuan Berkedok 'Love Scam'

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aniaya pengendara, tiga "pak ogah" di Pesing Jakbar ditangkap polisi
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Tangsel Buang Sampah ke Cileungsi, Bayar Rp90 Juta Per Hari
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Perluas Inklusi Keuangan, BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Ramalan Zodiak 11 Januari 2026: Asmara Diuji, Keuangan Perlu Waspada
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Momen Nataru dan Cuaca Ekstrem Bikin Inflasi Pangan di Jateng
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.