JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Relawan Jokowi (Rejo) M Rahmad mengungkapkan awal mula pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo, dengan Presiden ke-7 RI tersebut.
Menurutnya, pertemuan antara ketiganya merupakan bentuk kesadaran dari semua pihak, termasuk Jokowi yang membuka pintu selebar-lebarnya untuk Eggi dan Damai.
“Pertemuan ini adalah kesadaran dari semua pihak. Kami hanya kebagian tugas untuk menghubungkan. Jadi, Pak Eggi punya kesadaran yang luar biasa, kemudian Pak Hari Damai Lubis juga demikian,” jelas Rahmad dalam program Kompas Petang Kompas TV, Jumat (9/1/2026).
“Bapak Jokowi, Presiden RI ke-7, juga membuka pintu dengan selebar-lebarnya,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai awal mula Eggi dan Damai berkomunikasi dengan Rejo hingga kemudian bersilaturahmi dengan Jokowi, Rahmad menuturkan, pihaknya sempat berkunjung ke kediaman Eggi di Bogor pada Desember lalu.
Baca Juga: Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi di Solo, Ada Apa?
“Memang di awal Desember lalu, kami bersama Pak Darmizal Ketum Rejo, berkunjung ke kediaman Pak Eggi Sudjana di Bogor, karena kami sudah lama berkenalan baik dengan Pak Eggi, dan Pak Darmizal juga berkenalan baik sejak muda,” ungkapnya.
“Ternyata Pak Eggi itu adalah tim suksesnya Pak Jokowi ketika Pak Jokowi maju di Pilkada Solo,” lanjutnya.
Saat ditanya soal alasan Eggi dan Damai ingin bertemu Jokowi, Rahmad mengatakan itu merupakan silaturahim antara teman lama.
“Ini kan pertemuan silaturahim teman lama. Biasa kan, silaturahim, apalagi mau bulan puasa, kita dianjurkan untuk bersilaturahim, dan kebetulan Pak Eggi dan Pak Damai Hari Lubis sedang menghadapi kasus di Polda Metro Jaya.”
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- sekjen rejo
- joko widodo
- eggi sudjana
- damai hari lubis
- ijazah jokowi
- Jokowi




