Telkomsel Kembangkan Inovasi 5G dan AI untuk Perkuat Ekonomi Digital Indonesia

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Telkomsel menegaskan perannya sebagai pilar utama dalam memperkuat ekosistem digital nasional demi mendukung visi Indonesia Emas 2045. Melalui inovasi teknologi dan konektivitas, anak perusahaan Telkom ini berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang ditargetkan mencapai 20% pada 2045.

Dalam acara Trilogi Pitching Festival, Driving Change Series 6, yang digelar di Universitas Trilogi, Jakarta, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, memaparkan pencapaian signifikan perusahaan dalam mendukung perekonomian negara.

Berdasarkan data yang disampaikan, Telkom tercatat menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan market capitalization Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nilai mencapai Rp112 triliun pada tahun lalu. Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Investasi/Kepala Danantara yang menyebut Telkom sebagai pendorong utama nilai pasar BUMN.

"Saat ini pertumbuhan ekonomi digital Indonesia baru berada di angka 8%, namun cita-cita pemerintah adalah tumbuh hingga 20% di tahun 2045. Kami terus menyediakan layanan yang menstimulasi pertumbuhan tersebut," ujar Nugroho.
  Baca juga: Semangat Awal Tahun 2026 Siap Digelar, Forum Strategis Baca Arah Masa Depan Indonesia
Sebagai pemimpin pasar telekomunikasi di Tanah Air, Telkomsel konsisten mengimplementasikan teknologi terbaru, mulai dari perluasan jaringan 5G hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Telkomsel juga aktif berkolaborasi dengan berbagai platform Over The Top (OTT) global untuk memperkaya pengalaman gaya hidup digital penggunanya.

Salah satu inovasi lokal yang menonjol adalah pengembangan AI dalam negeri melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang melahirkan Hitakari. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing talenta muda Indonesia di bidang teknologi.

Nugroho menjelaskan bahwa kunci diferensiasi Telkomsel terletak pada kemampuan eksekusi strategi bisnis dan pemanfaatan teknologi yang ada secara optimal.

"Kita harus pandai menggunakan teknologi yang sudah ada di market dan bagaimana kita bisa mengeksekusi strategi bisnis dengan sebaik-baiknya. Itulah nilai unik kami dibandingkan kompetitor, baik dari sisi infrastruktur maupun ekosistem," tambahnya.

Keberhasilan strategi ini dibuktikan dengan jumlah pengguna aktif bulanan aplikasi MyTelkomsel yang kini telah menembus angka 60 juta pengguna. Dengan fondasi konektivitas yang kuat, Telkomsel optimis Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prediksi AC Milan vs Fiorentina 11 Januari 2026, Ambisi Pasukan Allegri Tempel Ketat Inter
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK OTT Pegawai Pajak Kanwil Jakarta Utara
• 4 jam laludisway.id
thumb
Daftar Surat Tanah yang Akan Tidak Berlaku di 2026, Ini Penjelasannya
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Mendagri Izinkan Kepala Daerah Terdampak Bencana Sumatra Ubah APBD
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rano Karno Dorong Monorail Ramah Lingkungan di Ragunan
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.