China Cetak Rekor di Luar Angkasa: 265 Proyek Ilmiah Diluncurkan dari Stasiun Orbital

pantau.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Stasiun luar angkasa China telah meluncurkan dan menjalankan sebanyak 265 proyek ilmu pengetahuan dan penerapan di orbit, sebagaimana diungkap dalam laporan tahunan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Kamis, 8 Januari 2026.

Laporan tersebut menyatakan bahwa proyek-proyek ini telah berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian penting dan memecahkan beberapa rekor dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Rekor dan Temuan Ilmiah yang Dicapai

Di antara rekor yang dicapai, tercatat bahwa China telah melakukan subjek uji mamalia pertama mereka di stasiun luar angkasa.

Selain itu, studi biologi pertama di dunia yang dilakukan dalam lingkungan submagnetik dan mikrogravitasi juga berhasil diselesaikan.

China juga mencatatkan kegiatan di luar wahana antariksa (extravehicular activity atau spacewalk) terlama dalam satu waktu sepanjang sejarah program luar angkasa mereka.

Pada tahun 2025 saja, terdapat 86 proyek baru yang menghasilkan data lebih dari 150 terabita.

Selama proses eksperimen di orbit, sebanyak 1.179 kilogram bahan ilmiah telah berhasil dikirim ke luar angkasa.

Dari jumlah tersebut, 105 kilogram sampel berhasil dibawa kembali ke Bumi untuk dianalisis lebih lanjut.

Beberapa temuan penting yang dihasilkan dari riset tersebut mencakup teknik baru untuk memantau tekanan intrakranial secara noninvasif.

Temuan lainnya meliputi wawasan baru mengenai proses pembekuan paduan tahan api serta uji coba perdana robot inspeksi saluran pipa di luar angkasa.

Kemajuan Program dan Dukungan Teknologi

Pada bulan November 2025, program stasiun luar angkasa China juga berhasil melaksanakan prosedur pulang alternatif pertamanya, menandai keberhasilan teknis baru dalam sistem keselamatan misi.

Laporan CMSA juga menyoroti kemajuan program dalam bidang sumber daya manusia, seperti rampungnya seleksi calon astronaut gelombang keempat.

Proses seleksi ini turut melibatkan spesialis muatan dari wilayah administratif khusus Hong Kong dan Makau.

Sebagai bagian dari inovasi teknologinya, China juga melaporkan keberhasilan dalam pengembangan sistem transportasi kargo berbiaya rendah untuk mendukung kelangsungan operasi stasiun luar angkasa mereka.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
HNW ajak mahasiswa berkontribusi politik, jangan terjebak apatisme
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Gempa M 2,8 Terjadi di Sumur Banten
• 23 jam laludetik.com
thumb
Jamu Malut United di Stadion GBT Jadi Ujian Perdana Tavares Tukangi Persebaya
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Megawati: Kader PDIP Harus Berani Akui Kesalahan
• 7 jam laludetik.com
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.