Jakarta: Musim hujan kerap membawa perubahan suhu dan kelembapan udara yang signifikan. Kondisi ini sering memicu keluhan kesehatan seperti tubuh mudah lelah, flu, batuk, hingga penurunan daya tahan tubuh. Udara yang lebih dingin dan lembap juga membuat virus penyebab penyakit pernapasan lebih mudah berkembang dan menular. Meski begitu, musim hujan bukan berarti tubuh pasti jatuh sakit jika kesehatan dijaga dengan baik dan konsisten.
Menjaga Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci UtamaKementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa menjaga daya tahan tubuh merupakan langkah paling penting untuk mencegah penyakit di musim hujan. Sistem imun yang kuat membantu tubuh melawan virus dan bakteri yang lebih aktif di kondisi cuaca lembap.
Baca Juga :
Konsumsi makanan bergizi seimbang menjadi fondasi utama, terutama asupan buah dan sayur yang mengandung vitamin C, vitamin A, serta zinc. Nutrisi tersebut berperan besar dalam mendukung fungsi sistem imun dan mempercepat pemulihan tubuh saat terpapar virus.
Pola Makan Sehat Bantu Adaptasi TubuhDokter dan edukator kesehatan dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa pola makan sehat dan asupan nutrisi yang cukup membantu tubuh beradaptasi terhadap perubahan cuaca ekstrem, termasuk saat musim hujan. Kekurangan nutrisi dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap flu dan infeksi saluran pernapasan.
Beberapa asupan yang disarankan antara lain:
-
Buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk, jambu, dan kiwi
-
Sayuran hijau dan oranye yang mengandung vitamin A
-
Sumber protein seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan
Selain asupan gizi, kebersihan tubuh dan lingkungan juga menjadi faktor krusial. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa mencuci tangan secara rutin dengan sabun, terutama setelah beraktivitas di luar rumah, dapat menurunkan risiko penularan virus dan bakteri.
Beberapa kebiasaan sederhana yang perlu diperhatikan saat musim hujan:
-
Segera mengganti pakaian setelah kehujanan
-
Menjaga tubuh tetap kering dan hangat
-
Membersihkan lingkungan rumah dari genangan air
Istirahat yang cukup menjadi faktor penting yang sering diabaikan. Mayo Clinic menjelaskan bahwa kurang tidur dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terserang flu dan infeksi lainnya. Tidur yang cukup membantu tubuh memperbaiki sel dan menjaga keseimbangan hormon yang berperan dalam sistem imun.
Disarankan untuk tidur minimal 7–8 jam per hari agar tubuh tetap bugar dan siap menghadapi perubahan cuaca.
Tetap Aktif Meski Cuaca Tidak BersahabatCuaca dingin dan hujan bukan alasan untuk berhenti bergerak. World Health Organization (WHO) merekomendasikan aktivitas fisik ringan secara rutin untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh. Olahraga ringan di dalam rumah seperti peregangan, yoga, atau latihan kekuatan sederhana sudah cukup untuk menjaga sirkulasi darah dan stamina tubuh.
Asupan Cairan Tetap PentingSaat musim hujan, rasa haus memang sering berkurang. Namun menurut Healthline, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga fungsi organ dan membantu sistem imun bekerja secara optimal. Kurang minum dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan menurunkan konsentrasi.
Baca Juga :
Sobat MTVN Lens, musim hujan bukan alasan untuk mudah sakit. Dengan menjaga pola makan sehat, kebersihan diri dan lingkungan, istirahat yang cukup, rutin bergerak, serta memenuhi kebutuhan cairan, tubuh dapat tetap sehat dan terlindungi. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci utama agar tubuh tetap bugar meski cuaca sedang tidak bersahabat.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.(Calista Vanis)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F10%2Fccc1ecb449196fdc70627f738f620fb6-FAK_2903.jpg)

