Brilio.net - Seorang wanita asal Palembang bernama Khairunnisa (23) mendadak jadi sorotan setelah nekat menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan menuju Jakarta pada Selasa, 6 Januari 2026. Mengenakan seragam kebaya putih lengkap dengan atribut seperti name tag dan koper awak kabin, ia berhasil melewati proses boarding karena memang mengantongi tiket resmi sebagai penumpang.
BACA JUGA :
8 Tahun jadi pramugari, wanita pilih resign karena ingin jalani ridho suami, kini jual kopi keliling
foto: YouTube/Liputan6 SCTV
Namun, penyamaran ini mulai goyah saat pesawat sudah mengudara. Kru kabin asli yang bertugas mulai merasa curiga ketika berinteraksi dengannya karena Khairunnisa tidak mampu menjawab pertanyaan dasar mengenai tugas-tugas pramugari. Selain itu, ada detail kecil pada seragamnya yang terlihat berbeda dari standar maskapai. Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, ia langsung diamankan oleh petugas Aviation Security.
BACA JUGA :
Cerita mantan pramugari banting setir jualan ikan ini penuh perjuangan, kini bisa jual 1,5 ton sehari
Aksi nekat ini ternyata dipicu oleh rasa malu dan obsesi. Khairunnisa mengaku pernah mendaftar sebagai pramugari, namun gagal bahkan sempat tertipu hingga Rp30 juta. Untuk menutupi kegagalan tersebut sekaligus menyenangkan hati orang tuanya, ia memutuskan untuk "berakting" dengan membeli seragam dari toko online.
Iptu Agung Pujianto, Kanit Indag Polresta Bandara Soetta, menjelaskan bahwa motif utama yang bersangkutan adalah karena cita-citanya yang belum tercapai.
"Yang bersangkutan menggunakan seragam pramugari karena sebelumnya yang bersangkutan ini punya cita-cita menjadi pramugari dan sebelumnya juga pernah mendaftar sebagai pramugari. Untuk atribut seragam pramugari tersebut, yang bersangkutan dapatkan dari toko online," ungkapnya, dikutip brilio.net dari YouTube Liputan6 SCTV, Jumat (9/1).
Meski sempat diamankan, pihak kepolisian menyatakan tidak ada unsur pidana dalam kejadian ini. Pihak maskapai pun memilih untuk tidak menempuh jalur hukum. Petugas akhirnya menyita seluruh atribut Batik Air yang ia kenakan dan meminta Khairunnisa menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Melalui sebuah pernyataan resmi, Khairunnisa menyampaikan permohonan maafnya.
foto: Istimewa
"Nama saya Khairunnisa, umur saya 23 tahun, asal saya dari Palembang. Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 7058 tanggal 6 Januari 2026. Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air. Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group. Dengan video ini, saya membuat dengan pernyataan yang sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak mana pun. Terima kasih".




