Gelombang Tinggi, Penyeberangan Jepara-Karimunjawa Ditangguhkan Sampai 12 Januari

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jepara: Cuaca buruk yang melanda perairan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memaksa pembatalan seluruh perjalanan kapal penyeberangan menuju dan dari Kepulauan Karimunjawa pada Sabtu, 10 Januari 2026. Layanan baru akan aktif kembali setelah kondisi cuaca membaik dan dinyatakan aman.

Berdasarkan jadwal, dua operator kapal utama membatalkan operasinya. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Siginjai tidak dapat melayani rute dari Pelabuhan Jepara menuju Karimunjawa pada pukul 07.00 WIB. Sementara, Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari 8F menunda keberangkatan dari Karimunjawa menuju Jepara pukul 07.00 WIB, serta perjalanan sebaliknya dari Jepara ke Karimunjawa pukul 11.00 WIB.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Nur Sahid, mengonfirmasi pembatalan tersebut. Penyebabnya adalah kondisi gelombang laut yang tidak memungkinkan untuk pelayaran.

"Betul, penyeberangan yang dilayani Express Bahari maupun Siginjai off atau tidak berlayar," kata Sahid pada Sabtu, 10 Januari 2026.
 

Baca Juga :

BMKG Prediksi Potensi Gelombang Tinggi, Warga Pesisir Jateng Diimbau Waspada


Sahid menjelaskan, total telah ada empat trip penyeberangan yang dibatalkan sejak Jumat, 9 Januari 2026. Pembatalan ini akibat tinggi gelombang di perairan Jepara yang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, masuk dalam kategori sedang dan dianggap berbahaya untuk pelayaran. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi gelombang tinggi ini diprediksi akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

"Untuk sementara dari BMKG sampai tanggal 12 Januari diperkirakan gelombang tinggi. Sementara untuk off pelayaran kemarin dan hari ini," ungkap Sahid.

Pihaknya menegaskan bahwa operasi penyeberangan hanya akan dilanjutkan setelah ada kepastian kondisi cuaca yang lebih baik dari BMKG dan izin berlayar resmi dari pihak otoritas pelabuhan.

"Untuk penyeberangan lihat kondisi nanti dari BMKG. Terus kalau Syahbandar mengizinkan ya berlayar, kalau tidak ya off (tidak berlayar) lagi," beber Sahid.

Sahid juga mengimbau kepada calon penumpang, terutama wisatawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem ini. Ia menyarankan agar calon penumpang melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan atau penyedia layanan sebelum berangkat.

"Imbauannya agar penumpang selalu waspada dan melihat kondisi cuaca dan jangan terburu memesan hotel dulu bagi wisatawan sehingga bisa melihat cuaca dulu memungkinkan atau tidak," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Budayawan Tekankan Peran Karakter Luhur Generasi Muda dalam Menyongsong Indonesia Emas
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadi Algojo, Arya Saloka Belajar Beladiri sampai Turunkan Berat Badan
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Bulog Bakal Tambah 50 Ribu Ton Beras di Daerah Bencana Aceh Selama Ramadhan
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
PLN Pastikan Kesiapan Listrik Hunian Danantara di Aceh Tamiang
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ramalan Zodiak Besok, 11 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.