Cuma 2 Tersangka, KPK Pastikan Penyidikan Rasuah Kuota Haji Bakal Berlanjut

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). Penyidikan kasus itu dipastikan bakal berlanjut.

“Nanti penyidikan kan akan terus berlanjut, nanti kita akan lihat kembali ke depan akan seperti itu,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Dua tersangka yang ditetapkan yaitu eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCG) dan eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex. Saat ini, penyidik sibuk mencari bukti untuk membawa dua tersangka itu ke persidangan.

“Ini akan fokus dulu ke sini,” ujar Budi.

Baca Juga :

KPK Berjanji Segera Selesaikan Kasus Yaqut
Kelanjutan kasus ini bisa kepada pengembangan perkara. Hal itu, kata Budi, tergantung bukti tambahan selama penyidikan atau persidangan digelar.

Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Indonesia sejatinya diberikan 20 ribu tambahan kuota untuk mempercepat antrean haji.

Gedung Merah Putih KPK. Foto: Metrotvnews.com/Candra.

Dari total itu, pemerintah seharusnya membaginya dengan persentase 92 persen untuk haji reguler, dan delapan persen untuk khusus. Namun, sejumlah pihak malah membaginya rata yakni masing-masing 50 persen.

KPK sudah banyak memeriksa pejabat di Kemenag. Lalu, pihak penyedia jasa travel umroh juga dimintai keterangan, salah satunya Ustaz Khalid Basalamah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persebaya vs Malut United : Menang 2-1, Bernardo Tavares Puji Kerja Keras Pemain
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tiba di Arena Rakernas PDIP, Megawati Didampingi Prananda hingga Pramono Anung
• 15 jam laluokezone.com
thumb
TOP 5: Komdigi Putus Akses ke Grok hingga Rocky Gerung di Rakernas PDIP
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Belum Ada Kasus Super Flu di Tangerang, Dinkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kepergok Saat Beraksi, Maling Motor di Palmerah Nekat Tembak Warga | GP
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.