Morgan Stanley Gaspol Investasi Kripto, Siapkan Dompet Digital di 2026

medcom.id
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta: Morgan Stanley semakin serius memperluas langkahnya di dunia aset kripto. 
 
Dua tahun setelah mengakui adanya pergeseran besar dalam sistem keuangan global, bank investasi raksasa asal Amerika Serikat ini terus menyesuaikan strategi bisnisnya dengan perkembangan aset digital, termasuk menyiapkan dompet digital sendiri.
 
Melalui platform E-Trade, Morgan Stanley berencana menghadirkan perdagangan bitcoin, ether, dan solana, sekaligus menyiapkan dompet digital yang ditargetkan meluncur pada paruh kedua 2026. 

Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan keuangan tradisional dengan ekosistem kripto.
 
"Ini benar-benar pengakuan bahwa cara kerja infrastruktur layanan keuangan akan berubah," kata Jedd Finn, kepala manajemen kekayaan Morgan Stanley, kepada Barron's dilansir dari The Block, Sabtu, 10 Januari 2026. 
 
"Seiring waktu, seiring perkembangan infrastruktur kami, kami akan dapat melakukan lebih banyak hal dengan memadukan ekosistem keuangan tradisional, atau tradfi, dan keuangan terdesentralisasi, atau defi," tuturnya.
 
Laporan ini muncul pada minggu yang sama ketika Morgan Stanley mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin, ether, dan solana miliknya sendiri, sebuah langkah yang bahkan mengejutkan analis ETF veteran. 
  Baca juga: Waspada Penipuan Kripto, Begini Modus Operandinya
"Tidak menyangka ini akan terjadi," tulis analis Bloomberg Intelligence, James Seyffart, dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa. 
 
"Saya sudah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa sebagian besar perusahaan ini akan mengubah pendirian mereka tentang kripto," imbuhnya. Pergeseran cepat Ketika ETF Bitcoin spot disetujui untuk diperdagangkan pada Januari 2024, Morgan Stanley mengatakan bahwa itu menandai pergeseran paradigma potensial dalam persepsi dan penggunaan aset digital global.
 
Memang, sejak diluncurkan, ETF Bitcoin spot telah menghasilkan volume perdagangan kumulatif lebih dari USD1,6 triliun, menurut dasbor data The Block. Sebanyak 11 ETF Bitcoin AS sekarang memegang aset kelolaan sekitar USD130 miliar, dipimpin oleh IBIT BlackRock, ETF dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
 
Kemudian pada tahun 2024, Morgan Stanley mengatakan akan mengizinkan penasihat kekayaannya untuk menawarkan ETF Bitcoin spot kepada klien-klien kaya terpilih
 
Setahun kemudian, perusahaan tersebut memperluas akses kripto ke semua akun klien, termasuk rencana pensiun, menyusul perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump yang mengarahkan regulator untuk melonggarkan pembatasan kripto dalam rencana 401(k).
 
Ekspansi tersebut didukung oleh investasi infrastruktur. September lalu, Morgan Stanley berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri D-2 Zerohash senilai USD104 juta, sebuah kemitraan yang memungkinkan perdagangan BTC, ETH, dan SOL di E-Trade, yang diharapkan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2026.
 
"Semua itu sesuai dengan strategi yang lebih luas untuk beradaptasi dengan perubahan di industri dan dalam beberapa kasus mendorong perubahan di industri," kata Finn kepada Barron's.
 
Dorongan Morgan Stanley mencerminkan pergeseran yang lebih luas di Wall Street. Sebagai contoh, JPMorgan dilaporkan sedang mengevaluasi layanan perdagangan kripto untuk klien institusional, termasuk potensi penawaran spot dan derivatif, karena bank-bank besar berupaya menghindari ketinggalan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lirik Lagu Theres a Field (Thats Only Yours) - Daniel Caesar dan Rex Orange County
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Intens! Jambret di Kelapa Gading DItembak Polisi, Ditangkap saat Pesta Sabu | BORGOL
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
DPR Beberkan Empat Kendala Besar Penanganan Bencana di Sumatra
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
TKA dan Kesehatan Mental Siswa
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Keluarkan Peringatan Keras Soal Praktik Jual Beli STNK Only, OJK: Ancaman Bagi Industri Pembiayaan
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.