Jakarta, VIVA – Istri komika Pandji Pragiwaksono, Gamila Arief, menyuarakan kemarahannya setelah anak pertamanya, Wadilla Dipo Wongsoyudo, menjadi korban perundungan di media sosial. Aksi tidak terpuji tersebut diduga kuat berkaitan dengan kontroversi materi stand up comedy Pandji berjudul Mens Rea yang belakangan menuai sorotan dan perdebatan publik.
Serangan terhadap Wadilla bermula dari sebuah unggahan warganet di platform X yang secara terang-terangan menyinggung fisik anak Pandji. Komentar tersebut dinilai mengandung unsur body shaming dan dilontarkan oleh akun bernama @SussySusanti. Scroll lebih lanjut yuk!
Unggahan itu dengan cepat menyebar dan memicu reaksi keras dari Gamila selaku orang tua.
Melalui akun media sosial pribadinya, Gamila tidak tinggal diam. Ia secara terbuka memberikan peringatan tegas kepada pemilik akun tersebut agar segera menghapus unggahan yang dinilai melecehkan anak di bawah umur.
“Halo akun bernama Sussy Susanti, ini imbauan kedua saya untuk delete posting atau saya lapor polisi,” tulis Gamila, dikutip Sabtu 10 Januari 2026.
Gamila menegaskan bahwa menyeret anak-anak ke dalam konflik orang dewasa adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan, baik secara moral maupun hukum. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk menempuh jalur hukum, termasuk melibatkan Komisi Perlindungan Anak, apabila perundungan terhadap anaknya terus berlanjut.
Dalam unggahan lain, Gamila mengungkapkan bahwa dirinya sudah terbiasa menghadapi kritik maupun ujaran kebencian yang diarahkan kepada dirinya dan sang suami.
Namun, ia menekankan bahwa hal tersebut tidak berlaku ketika serangan sudah menyasar anak-anak.
“Ngatain gue atau Pandji silakan, tapi tolong pertimbangkan sebelum bawa kebencian ke anak-anak,” ucapnya tegas.
Lebih jauh, Gamila juga menyerukan kampanye melawan cyberbullying dan pelecehan anak di ruang digital. Ia menegaskan kebanggaannya terhadap anak-anaknya serta menolak segala bentuk penghinaan yang diarahkan kepada mereka.
“Saya sangat bangga anak-anak saya sangat baik dan sangat pintar,” tulis Gamila.
Tak hanya di platform X, serangan serupa juga muncul di Threads. Beberapa warganet bahkan membandingkan keluarga Pandji dengan keluarga Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Menanggapi hal tersebut, Gamila menilai perbandingan tersebut sebagai fitnah dan menyebut bahwa serangan terhadap anak sudah melampaui batas kewajaran.





