Mendagri: Kayu Banjir Sumatera Bisa Dipakai Warga, Bukan Perusahaan Komersial

detik.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan gelondongan kayu yang terbawa banjir bandang dapat dimanfaatkan oleh warga. Tito mengatakan kayu-kayu itu dapat digunakan untuk membangun rumah hingga jembatan.

"Koordinasi kita dengan Menteri Kehutanan sudah clear bahwa kayu-kayu itu dapat dimanfaatkan oleh warga. Itu misalnya untuk membangun rumah, pagar, dan lain-lain, jembatan, silakan," kata Tito di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: Dasco Sambungkan Telepon Prabowo dan Purbaya di Rakor Pascabencana Aceh

Namun Tito menegaskan kayu-kayu tersebut tak boleh dimanfaatkan oleh perusahaan komersial. Dia menekankan kayu hanya dapat dipakai untuk kepentingan masyarakat.

"Yang nggak boleh adalah, yang nggak boleh adalah kayu itu, ya, diambil oleh perusahaan komersial, dan kemudian setelah itu dipakai untuk jualan komersial," tuturnya.

Baca juga: Roda Pemerintahan di Sumatera Ditargetkan Normal Sebelum Puasa

Lebih lanjut Tito mengatakan TNI, Polri, dan instansi lain yang terlibat dalam rehabilitasi pascabencana juga diperbolehkan memanfaatkan kayu tersebut asalkan penggunaannya sesuai dengan tujuan pemulihan bencana.

"Jadi semuanya sepenuhnya boleh dipakai untuk warga, oleh TNI, oleh Polri, dan lain-lain sepanjang untuk kebutuhan membangun rehabilitasi pemulihan bencana tanpa komersial," tuturnya.




(amw/dhn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Polisi Curi Motor Teman Sesama Polisi saat Salat di Polresta Deli Serdang, Dijual Seharga Rp 9,5 Juta
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Zodiak yang Rajin Olahraga: Virgo Hobi Gerak, Sagitarius Penuh Stamina
• 45 menit lalugenpi.co
thumb
Mendagri Salurkan Gerobak Dorong dan Bantuan Pangan ke Aceh Tamiang
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang Sudah Beroperasi Dua Bulan
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Takluk dari Persebaya, Catatan 11 Laga Tak Terkalahkan Malut United Terputus
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.