Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kepada 147 ahli waris dari korban meninggal dalam bencana Sumatera.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah di Aceh, Sabtu (10/1).
"Kita sedang menyalurkan santunan untuk korban meninggal dunia dan yang luka-luka berat. Sampai hari ini kita sudah salurkan lebih dari 147 kepada ahli waris, tetapi usulan untuk yang luka-luka berat belum pernah kami terima," kata Ipul.
Dia menerangkan, santunan tersebut diberikan berdasarkan data yang ditetapkan oleh kepala daerah setempat.
Ipul memastikan, jumlah santunan yang diberikan akan terus bertambah seiring perkembangan data yang diterima.
"Semuanya ini kami salurkan setelah ditetapkan oleh Kepala Daerah. Secara bertahap setiap hari terus berkembang, mudah-mudahan datanya bisa segera kami terima, bisa segera kita salurkan," ucap Ipul.
Dia menerangkan, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 17 miliar untuk santunan korban meninggal dan korban luka.
Kemudian, ada pula anggaran untuk bantuan jaminan hidup bagi para korban terdampak Rp 326 miliar. Untuk membeli isi hunian sebesar Rp 169 miliar dan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp 141 miliar.
"Dari simulasi ini sebenarnya kebutuhannya Rp 2 triliun, tetapi yang sudah siap sekarang untuk disalurkan lebih dari Rp 600 miliar," ungkapnya.


