Saham Emas di BEI Apa Saja? Simak Daftar Lengkapnya

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bagi investor yang ingin berinvestasi pada emas melalui pasar modal, Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki sejumlah emiten pertambangan emas yang patut diperhatikan. Berikut adalah daftar lengkapnya, dilengkapi dengan profil perusahaan dan performa harga saham Year-to-Date (YTD) hingga perdagangan Jumat, 9 Januari 2026.

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Saham ini mencatatkan kinerja YTD tertinggi dengan kenaikan 18,42 persen ke level Rp2.700. MDKA, yang fokus pada eksplorasi dan produksi emas di tambang Tujuh Bukit, menjadi pilihan investor yang mengejar pertumbuhan tinggi berkat cadangan emas yang besar dan proyek yang terus berkembang.

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Perusahaan BUMN ini juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan 15,24 persen ke Rp3.630. ANTM, dengan portofolio tambang emas dan mineral lain yang luas, dikenal dengan stabilitas dan pembagian dividen yang baik, menjadikannya pilihan aman bagi investor konservatif.

3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Saham BRMS tumbuh 11,82 persen menjadi Rp1.230. Perusahaan yang fokus pada eksplorasi tambang emas ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pendapatan dan laba, menawarkan potensi keuntungan yang menarik bagi investor.
 

Baca Juga :

Sempat Sentuh Level Tertinggi, IHSG Naik 2,16% Pekan Ini



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

4. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Meski lebih dikenal di sektor energi, MEDC memiliki eksposur pada pertambangan emas. Sahamnya naik 10,41 persen ke Rp1.485, didukung pengalaman panjang perusahaan dalam mengelola sumber daya alam.

5. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

Emiten yang mengelola tambang emas di Indonesia dan Malaysia ini mencatatkan kenaikan 9,09 persen ke Rp600. PSAB sedang berupaya memperbaiki kondisi keuangannya dengan memanfaatkan cadangan emas yang dimiliki.

6. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Bagian dari Grup Astra, UNTR tidak hanya bergerak di alat berat tetapi juga berinvestasi di sektor tambang emas. Sahamnya dikenal stabil dengan kenaikan 6,78 persen ke Rp31.500 dan pembagian dividen konsisten, cocok untuk investor yang mengutamakan keamanan.

7. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

Sebagai salah satu produsen emas terbesar di Asia Tenggara, ARCI mencatatkan kenaikan moderat 4,63 persen ke Rp1.695. Meski fluktuatif, perusahaan ini tetap menjadi pemain utama dengan kapasitas produksi besar.

8. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

Anak usaha MDKA yang baru IPO pada September 2025 ini merupakan satu-satunya yang tercatat negatif dengan koreksi 3,60 persen ke Rp5.350. Meski sempat terkoreksi, EMAS yang mengelola tambang emas potensial di Gorontalo tetap menjadi prospek jangka panjang yang menarik bagi investor pencari pertumbuhan agresif.

Sektor saham emas di BEI menawarkan berbagai pilihan, mulai dari perusahaan BUMN yang stabil seperti ANTM hingga emiten dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti MDKA dan BRMS. Performa positif secara umum di awal tahun 2026 mencerminkan sentimen yang kuat terhadap sektor ini.

Sebelum berinvestasi, penting bagi investor untuk memahami profil risiko, kinerja fundamental perusahaan, dan melakukan analisis yang mendalam sesuai dengan tujuan investasi masing-masing, mengingat harga komoditas emas dan saham tambang dapat mengalami fluktuasi yang signifikan. (Muhammad Adyatma Damardjati)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Angin Kencang Sapu 11 Rumah dan Satu Kios di Maros Baru
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Megawati Ingatkan Kader PDIP, Politik Bukan Sekadar soal Banyaknya Jabatan
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Megawati Kalungkan Medali Kehormatan kepada 6 Kader PDI-P, Ada Fx Rudy dan Ribka
• 16 jam lalukompas.com
thumb
[FULL] Ade Armando, Andi Azwan hingga Farhat Soal Demokrat Lapor Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Menengok Progres Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Perlintasan di Atas Tol Wiyoto Wiyono Tersambung
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.