Dirut Pertamina Temui Purbaya Bahas Merger 3 Anak Usaha

idxchannel.com
22 jam lalu
Cover Berita

Integrasi bisnis hilir Pertamina menjadi topik pembahasan utama.

Dirut Pertamina Temui Purbaya Bahas Progres Merger 3 Anak Usaha. Foto: instagram @menkeuri.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (9/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana penggabungan (merger) tiga subholding perusahaan pelat merah tersebut, yaitu Kilang Pertamina Indonesia, Pertamina Patra Niaga, Pertamina Internasional Shipping.

Baca Juga:
Purbaya Ultimatum Bea Cukai Bongkar Skandal Under-Invoicing Sawit dan Industri Liar

"Integrasi bisnis hilir Pertamina menjadi topik pembahasan utama. Menkeu menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan Pertamina untuk menciptakan efisiensi bisnis, termasuk melalui integrasi bisnis hilir yang akan dilakukan," tulis akun Instagram resmi @menkeuri dalam unggahannya, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Pada tahun lalu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan pihaknya siap melakukan penggabungan (merger) tiga anak usaha perseroan. Hal ini dilakukan agar perseroan fokus pada core business atau bisnis inti dari Pertamina, yaitu dalam bidang minyak dan gas, pengolahan hingga distribusi energi, serta energi baru terbarukan.

Baca Juga:
Purbaya Ungkap Modus Penggelapan Pajak Perusahaan Baja Ilegal Asal China

Pertamina menargetkan merger tersebut dapat rampung pada 1 Januari 2026. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut belum terlaksana. 

Baca Juga:
UU APBN 2026, Purbaya Punya Wewenang Baru Rekomposisi Rupiah dan Valas

Adapun rencana merger tersebut sudah sampai pada tahap finalisasi dan akan dilaporkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mendapatkan persetujuan. 

Pada pertemuan dengan Purbaya, Simon membenarkan pembahasan termasuk terkait insentif bagi Pertamina saat melakukan aksi korporasi tersebut. Namun, Simon tidak menjelaskan lebih detail terkait insentif yang dimaksud.

"Termasuk (insentif)," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/1/2026).

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Google Klarifikasi Kasus Pengadaan Chromebook, Bantah Tuduhan Korupsi
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Sidang Kasus Tian Bahtiar, Saksi Bantah Keterlibatan dalam Koordinasi Berita
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Summarecon Agung (SMRA) Cetak Marketing Sales Rp5,52 Triliun pada 2025
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Kecelakaan Maut di Semarang, Sopir Truk Tewas Tabrak Trailer Parkir di Pudak Payung
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
PDIP Luncurkan Maskot Baru Bernama Barata, Ini Maknanya
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.