FAJAR, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menempatkan perlindungan daya beli masyarakat sebagai fokus utama kebijakan pembangunan. Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memaparkan program prioritas kepada rombongan Pemkab Majene.
Munafri menjelaskan, berbagai kebijakan dirancang langsung menyentuh pengeluaran rumah tangga warga. Di antaranya pembebasan iuran sampah, pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru, serta pemasangan sambungan PDAM gratis.
“Rp50 ribu bagi sebagian orang mungkin kecil, tapi bagi banyak warga itu sangat berarti. Di situlah pemerintah harus hadir,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Makassar melakukan konsolidasi sistem digital melalui Makassar Super Apps Lontara Plus, serta membangun sentra ekonomi baru, termasuk stadion sepak bola berbasis APBD yang mendorong UMKM, jasa, dan sport tourism.
“Kami ingin setiap rupiah APBD memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Munafri. (*/)



