BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintesis di Perumahan Tangerang

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar pabrik narkotika golongan satu jenis MDMB-4en-Pinaca (tembakau sintetis) di salah satu perumahan wilayah Tangerang, Provinsi Banten. Aparat juga menangkap tiga orang pelaku yang terdiri dari pelaku utama hingga kurir.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Aldrin Hutabarat mengatakan, pabrik barang haram itu dibongkar petugas pada Jumat (9/1/2026). Hal itu dilakukan BNN berkat dukungan informasi masyarakat dan kerja sama jajaran BNN.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • BNN Bongkar Jaringan Narkotika Dikelola Warga China Berkedok Vape
  • Kepala BNN Jateng: Vape Harus Diwaspadai Jadi Media Penyalahgunaan Narkoba
  • BNN Jabar Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba Hampir 1.000 Orang Tahun 2025

"Tim lapangan melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan untuk memastikan adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa rumah tersebut telah dijadikan tempat produksi tembakau sintetis selama kurang lebih dua bulan," jelas Aldrindalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Adapun tiga orang pelaku yang diringkus, antara lain ZD yang berstatus pelaku utama sebagai koki produksi, FH selaku tester hasil produksi, dan FIR selaku kurir. BNN juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi, yakni 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk padatan, dan MDMB Inaca atau sisa residu.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Petugas BNN juga menemukan berbagai bahan kimia dan alat laboratorium yang digunakan untuk produksi narkotika. Aldrin menjelaskan, dari hasil interogasi, pelaku mengaku bahwa bahan-bahan utama prekursor narkotika, bahan kimia, dan alat laboratorium dibeli secara daring.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ibu Hamil Makan Durian, Berapa Banyak Konsumsi yang Aman?
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Dugaan Keracunan MBG dari SPPG Kuwaron 1 Grobogan: 83 Santri Dirawat di RS, 661 Siswa Alami Gejala
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Medan Berat Bukan Halangan, Prajurit TNI Jalan Kaki Tembus Hutan Demi Suplai Logistik Korban Bencana Sumatera di Wilayah Pelosok
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Cara Membangun Empati agar Lebih Peka
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemimpin Parlemen Greenland Kecam Klaim AS dan Tegaskan Hak Menentukan Nasib Sendiri
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.