Megawati Minta Kader PDIP Tak Jadi Perusak Alam: Lawan Keserakahan

detik.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kader PDIP tidak menjadi bagian perusak alam. Dia juga meminta kader berani berdiri tegak walaupun sendirian.

"Kader tidak boleh menjadi bagian dari kerusakan alam dan penderitaan rakyat. Menjadi Pandu Ibu Pertiwi berarti menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, antara kekuasaan dan moral, antara pembangunan dan keadilan," kata Megawati pada HUT ke-53 dan Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Megawati menyampaikan pidato HUT ke-53 PDIP dan Rakernas PDIP di Ancol secara tertutup. Teks pidato Megawati dibagikan kepada wartawan dan diizinkan dikutip oleh juru bicara PDIP, Guntur Romli.

"Berani mengatakan tidak pada kebijakan yang merusak bumi. Berani melawan keserakahan yang mengorbankan rakyat. Dan berani berdiri tegak di atas kebenaran, apa pun konsekuensinya," lanjut Megawati.

Baca juga: Megawati Soroti UU Beri Karpet Merah untuk Deforestasi-Perampasan Tanah

Megawati menyampaikan, kader partai berlogo banteng juga tidak boleh takut pada kebenaran. Di sisi lain, Megawati juga meminta kader PDIP berani mengakui kesalahan dan memperbaiki diri.

"Anak-anakku, jangan pernah takut pada kebenaran. Kebenaran adalah api yang menyucikan. Kader PDI Perjuangan harus berani disucikan oleh kebenaran itu-berani mengakui kesalahan, berani memperbaiki diri, dan berani berdiri tegak meski sendirian," tutur Megawati.

Megawati menuturkan, seorang pejuang sejati tidak mengejar popularitas, melainkan tanggung jawab. Dia juga menyebut, seorang pejuang tidak pernah mencari pujian, melainkan pengabdian.

Dia menyampaikan, bangsa ini membutuhkan sosok teladan yang tidak hanya pandai berkata-kata. Dia turut menyinggung agar kader PDIP memahami politik yang kembali menjadi politik moral, politik gotong royong, politik pengabdian.

"Jadikan setiap langkah politik kita sebagai tanggung jawab sejarah. Menjadi kader PDI Perjuangan bukan sekadar mengenakan seragam merah atau mengutip nama Bung Karno. Menjadi kader berarti menghidupi nilai perjuangan dalam pikiran, tindakan, dan hati nurani," imbuhnya.

Baca juga: Megawati Kirim Doa untuk Sumatera, Minta Kader PDIP Terjun ke Lokasi




(kuf/lir)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Roti Tawar, Lapas Ambon Perketat Pengawasan
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Shin Min Ah Bintangi Drama Korea Wed Thurs Fri, Adu Akting dengan Lee Jin Uk
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Kiky Saputri Beri Dukungan ke Boiyen soal Suami Terseret Dugaan Penipuan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pakai KUHAP Baru, KPK Tak Lagi Pajang Para Tersangka Saat Konferensi Pers
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Sosok Inspiratif dari Pidie, Sarlina Sari Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi di FEB UI
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.