Megawati Tuding Bencana di Sumatera Akibat Karpet Merah Konsesi

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti bencana yang masif terjadi di Pulau Sumatera pada akhir November 2025 lalu. Presiden ke-5 RI itu menuding, bencana yang mengakibatkan lebih 1.000 warga meninggal, terjadi akibat ulah manusia sendiri, bukan alam.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Megawati menyebut, bencana yang melanda puluhan kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), bukan semata karena kehendak alam. Dia menilai, terdapat campur tangan manusia yang menyebabkan bencana itu terjadi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Di Rakernas, Ganjar Pastikan PDIP Tetap Dukung Pilkada Secara Langsung
  • Peringati HUT ke-53, PDIP Luncurkan Maskot Baru Bernama Barata
  • Gelar Rakernas di Ancol, PDIP Susun Strategi Hadapi Pemilu 2029

"Kawasan hulu yang seharusnya menjadi penyangga kehidupan, sebagai spons alam penyerap air, telah berubah menjadi ladang eksploitasi," kata Megawati saat pidato dalam peringatan HUT ke-53 PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Dia menyatakan, eksploitasi itu bahkan juga terjadi di wilayah adat. Wilayah yang harusnya terjaga disebut makin lama tergantikan dengan tanaman monokultur berakar dangkal dan miskin daya dukung ekologis.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Akibat eksploitasi itu, sambung dia, jelas menimbulkan bencana. Air hujan yang turun kini tidak lagi terserap, kemudian menyapu pemukiman, lahan pertanian, dan kehidupan rakyat kecil. Padahal, mereka yang terdampak tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

"Kita harus berani jujur. Kerusakan ini juga dilembagakan oleh kebijakan. Undang-undang dan regulasi yang memberi karpet merah pada konsesi besar telah membuka jalan bagi deforestasi, perampasan tanah, dan penghancuran ekosistem," kata Megawati.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ganjar: Wacana Pilkada Lewat DPRD Cuma Buka Perdebatan Lama
• 19 jam laludisway.id
thumb
KPK Duga Pegawai KPP Tersangka Pengemplangan Pajak Juga Berikan Diskon ke Perusahaan Lain
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Brand Minuman Milk Tea Chagee Kaji IPO di Hongkong
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Purbaya Akan "Bypass" Kendala Cukai saat Pinjam Alat Berat untuk Sumatera
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Iran, Rusia, dan Tiongkok Gelar Latihan Militer Gabungan di Afrika Selatan
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.