Kejanggalan Hasil Imbang AC Milan Lawan Genoa, Pakar VAR Sebut Rossoneri Dirugikan Keputusan Wasit di Menit Akhir

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Kontroversi kembali mewarnai laga AC Milan kontra Genoa yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Salah satu keputusan wasit menjadi sorotan utama setelah penalti untuk Genoa dinilai keliru oleh pakar perwasitan.

Insiden tersebut melibatkan bek muda Milan, Davide Bartesaghi, yang dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, meski situasi di lapangan memunculkan banyak tanda tanya.

Beruntung bagi Milan, penalti tersebut gagal dimanfaatkan oleh Nicolae Stanciu. Sepakan gelandang Genoa itu justru melambung tinggi dan membuat Rossoneri terhindar dari kekalahan pahit.

Namun, polemik tidak berhenti sampai di situ. Sejumlah keputusan lain sepanjang pertandingan juga memicu perdebatan di kalangan pengamat maupun pendukung kedua tim.

Gol penyeimbang Christian Pulisic menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan. Banyak pihak menilai proses terjadinya gol tersebut tidak sepenuhnya bersih dan layak ditinjau ulang.

Selain itu, Milan juga sempat menuntut penalti pada penghujung babak kedua. Benturan di area terlarang Genoa membuat publik bertanya-tanya mengapa wasit memilih untuk melanjutkan permainan.

Usai pertandingan, pakar VAR dari DAZN, Luca Marelli, memberikan analisis mendalam terkait sejumlah keputusan krusial tersebut. Pendapatnya kemudian dikutip media Italia, Calciomercato.com, dan langsung menyita perhatian luas.

Terkait penalti untuk Genoa, Marelli menilai VAR hampir tidak mungkin membatalkan keputusan wasit. Ia menegaskan bahwa dari sudut pandang teknologi, situasi tersebut terlalu kompleks untuk diintervensi.

Meski demikian, secara teknis ia memiliki pandangan berbeda. Menurut Marelli, Ellertsson justru lebih dulu melakukan kontak terhadap Bartesaghi, sehingga penalti tersebut seharusnya tidak diberikan.

Ia menilai posisi kaki dan arah pergerakan kedua pemain menjadi kunci penilaian. Dalam analisisnya, Bartesaghi sudah menancapkan kaki, sementara Ellertsson datang dengan kecepatan dan memicu benturan.

Tak hanya itu, evaluasi juga dilakukan terhadap potensi penalti untuk Milan. Benturan antara Ostigard dan Fullkrug dinilai sebagai kontak wajar dalam konteks permainan.

Bek Genoa tersebut disebut menyentuh bola lebih dulu, sementara kontak lanjutan dengan Fullkrug dianggap terlalu ringan. Oleh karena itu, keputusan wasit untuk tidak menunjuk titik putih dinilai masih bisa diterima.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Positif, Great Institute Tekankan Penguatan Pemerataan
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Respons OTT KPK, Ditjen Pajak Siap Beri Sanksi Tegas
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penjelasan BMKG soal Cuaca Ekstrem Intai Jawa hingga NTT, 8 Wilayah Indonesia Kondisi Waspada
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Sinopsis Film Horor Penunggu Rumah: Buto Ijo, Teror Buto Ijo Hantui Ibu dan Anak
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Teriakan Juara Berkumandang, Bobotoh Sambut Bus Persib Bandung dengan Flare Jelang Duel Kontra Persija Jakarta
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.