Pidato di Rakernas PDIP, Megawati Ingin Politik Jadi Alat Pengabdian

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berpidato di Rakernas PDIP. Megawati ingin politik dijalankan sebagai alat pengabdian kepada rakyat.

“Seorang pejuang sejati tidak mengejar popularitas, melainkan tanggung jawab; tidak mencari pujian, melainkan pengabdian,” kata Megawati di Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026.

Megawati menyampaikan bahwa politik sejatinya merupakan tanggung jawab moral dan sejarah, bukan ruang untuk kepentingan pribadi. Ia mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan menjadikan setiap langkah politik sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar upaya meraih kekuasaan.
 

Baca Juga :Sejumlah Isu Dibahas di Rakernas PDIP


Menurut Megawati, politik tak boleh kehilangan dimensi moral dan menjauh dari rakyat. Jangan sampai, politik melupakan tujuan dasarnya sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama.

Megawati menekankan pentingnya mengembalikan politik pada nilai-nilai gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat. Megawati juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang kader tidak ditentukan oleh banyaknya jabatan yang pernah diduduki.

Sejarah, kata dia, akan menilai sikap politik seseorang berdasarkan keberpihakannya pada kebenaran ketika menghadapi ujian.

“Sejarah tidak akan bertanya berapa jabatan yang pernah kalian duduki. Sejarah akan bertanya, di pihak siapa kalian berdiri ketika kebenaran diuji,” ujar Megawati.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dok: Istimewa

Megawati juga menyerukan agar politik dijalankan dengan kesadaran ideologis dan tanggung jawab jangka panjang. Ia menekankan bahwa politik harus menjadi alat pengabdian kepada rakyat, sekaligus sarana menjaga marwah demokrasi dan nilai-nilai Pancasila.

Rakernas itu dilaksanakan di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). Dalam Rakernas yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026 ini, PDIP mengusung tema "Satyam Eva Jayate" dengan subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya".


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia dan Turki Targetkan Nilai Perdagangan Bilateral Capai Rp160 Triliun
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Israel Akui Agen Intelijennya Mulai Beroperasi di Iran
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DJP Berikan Dukungan Penuh KPK Usai OTT Dugaan Korupsi
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Striker Persita Tangerang Aleksa Andrejic Janji Lebih Berbahaya di Putaran 2
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
KPK: Pegawai Pajak di KPP Madya Jakut Rugikan Negara Hampir Rp60 Miliar, Pajak Rp75 M Jadi Rp15,7 M
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.