4 Orang Tewas di Lokasi Tambang Afghanistan, Diduga Keracunan Asap

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Kabul -

Empat penambang di Afghanistan utara tewas karena sesak napas saat menggali batu permata di lokasi tambang. Korban tewas diduga karena sesak napas akibat asap mesin penghancur batu.

"Insiden itu terjadi di Distrik Khash, Provinsi Badakhshan, di mana empat pekerja di sebuah tambang meninggal," kata juru bicara kepolisian Badakhshan, Ehsanullah Kamgar, seperti dilansir AFP, Minggu (11/1/2026).

Baca juga: Iran Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden ini terjadi pada Jumat (9/1) wakt setempat. Para penambang sedang mencari batu mulia di bawah tanah dan "meninggal karena sesak napas yang disebabkan oleh asap yang dikeluarkan dari mesin penghancur batu," tambahnya.

Pihak berwenang tidak menanggapi permintaan AFP untuk berkomentar apakah tambang tersebut beroperasi secara resmi atau ilegal.

Afghanistan menambang marmer, mineral, emas, dan batu mulia serta batubara.

Sumber daya alam, termasuk tembaga dan litium, yang terkubur di lanskap berbatu Afghanistan diperkirakan bernilai satu triliun dolar. Hal ini menurut penilaian AS dan PBB dari tahun 2010 dan 2013.

Kecelakaan fatal sering terjadi dan para penambang sering bekerja tanpa peralatan atau perlengkapan keselamatan yang memadai.

Pada Juli 2025, enam penambang tewas dan 18 luka-luka dalam runtuhan tambang batu bara di provinsi Baghlan bagian utara.

Baca juga: Maduro Didampingi Pengacara Kawakan AS yang 'Selamatkan' Pendiri Wikileaks




(lir/lir)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPBD Pasang Early Warning System di Sungai Biring Je’ne, Antisipasi Banjir di Biringkanaya
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Tak Hanya Bongkar Tiang Monorail, Pemprov DKI Tetap Prioritaskan Penataan Kota Berkelanjutan
• 3 jam laludisway.id
thumb
BSU Cair, 211.992 Guru dan Tendik Madrasah Non ASN Terima Rp600.000
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
6 ribu penari Zapin catatkan Rekor Muri di Riau
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Link Pendaftaran Seleksi Calon Komisioner KPI 2026-2029, Gas Daftar!
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.