Purworejo, VIVA – Kecelakaan lalu lintas maut adu banteng terjadi di ruas Jalan Purworejo–Kutoarjo atau Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Pasar Grantung, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu, 10 Januari 2026.
Peristiwa ini menewaskan satu orang dan menyebabkan dua lainnya mengalami luka berat. Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi AA 1354 LB yang melaju dari arah barat serta truk Fuso bermuatan kapas bernomor polisi D 9073 VC dari arah timur.
Mobil Toyota Avanza tersebut dikemudikan Aryo Iryantoro (46), warga Desa Wero, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kendaraan itu ditumpangi satu keluarga. Sementara truk Fuso dikemudikan Asep Yanto (57), warga Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan keterangan sopir truk, Asep Yanto, dirinya melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Saat kejadian, kondisi jalan dilaporkan dalam keadaan sepi.
“Mobil Avanza dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng ke kanan seperti melayang. Saya sudah membunyikan klakson dan berusaha menghindar ke kiri, tetapi tetap tertabrak di bagian kanan kendaraan saya,” kata dia, dikutip Minggu, 11 Januari 2026.
Asep menduga pengemudi mobil Avanza berada dalam kondisi mengantuk, karena kendaraan tersebut tidak sedang menyalip kendaraan lain saat kecelakaan terjadi.
Proses evakuasi korban berlangsung sekitar 30 menit dan dilakukan oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) bersama anggota kepolisian. Pengemudi mobil Avanza sempat terjepit dashboard akibat kondisi kendaraan yang ringsek parah.
Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Purworejo, Ipda Tukul Puji Puriyono, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada Sabtu pagi dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Benar, kami menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas antara Toyota Avanza dengan nomor polisi AA 1354 LB dan truk bermuatan kapas dengan nomor polisi D 9073 VC,” ujar Ipda Tukul.
Ia menjelaskan, satu korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara dua korban lainnya telah dievakuasi lebih dahulu ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo oleh petugas PMI.




