JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU), Inayah Wahid menanggapi pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke polisi oleh Rizki Abdul Rahman Wahid yang mewakili Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah, terkait materi stand up comedy Pandji bertajuk Mens Rea.
Ia mengatakan pelapor punya hak untuk melakukan penuntutan, tetapi ia menegaskan tuntutan yang dilayangkan pelapor itu tidak merepresentasikan NU.
"Mas Rizki kemudian mau menuntut juga ya monggo aja. Tapi yang pasti tuntutan itu tidak mewakili Nahdliyin. Dia tidak mewakili organisasi Nahdlatul Ulama," ujarnya dalam program Kompas Petang KompasTV, Sabtu (10/1/2026).
Inayah juga menyebut Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bukan merupakan bagian NU.
"Lembaga itu enggak ada di dalam NU sendiri. Itu enggak ada. Jadi enggak tahu dia itu mewakili siapa," ucapnya.
Baca Juga: Mahfud MD, Arie Kriting hingga Aktivis NU soal Materi Komedi Pandji Pragiwaksono Dipolisikan
Meskipun begitu, Inayah mengatakan pelapor boleh-boleh saja jika ingin melaporkan Pandji ke polisi karena setiap warga negara punya hak untuk itu.
"Kalau misalnya merasa terhina ya monggo aja, tapi kan pertanyaannya kemudian perlu apa enggak, penting apa enggak," katanya.
Inayah sendiri memadang konten Pandji tidak bermuatan penghinaan.
"Yang disebut dengan menghina yang bagian mana? Maksudnya gini, faktanya itu kan memang NU menerima tambang. Jadi ya itu fakta yang diketahui oleh semua orang," tuturnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- inayah wahid
- lesbumi nu
- nu
- nahdlatul ulama
- pandji
- pandji pragiwaksono





