Jakarta, IDN Times - Burkina Faso mengaku keberhasilan menggagalkan rencana pembunuhan kepada Presiden militer Burkina Faso, Kapten Ibrahim Traore. Rencana ini sebagai bagian dari kudeta untuk menggulingkan pemerintahan Traore.
“Intelijen kami berhasil menggagalkan operasi pada detik-detik terakhir. Mereka sudah merencanakan pembunuhan kepala negara dan menyerang institusi penting, termasuk warga sipil,” terang Menteri Keamanan Burkina Faso, Mahamadou Sana, dikutip dari Business Insider Africa, Jumat (9/1/2026).
Pada 2023, otoritas Burkina Faso sudah menangkap empat petinggi militer yang diduga merencanakan kudeta. Aksi itu dianggap untuk merusak stabilitas negara dan menimbulkan kekacauan.




