P2MI Tekankan Pentingnya Migrasi Aman Usai Pemulangan Jenazah PMI dari Malaysia

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memfasilitasi pemulangan jenazah pekerja migran asal Cirebon, Jawa Barat, Agus Ahmadi, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Malaysia.

Pejabat Kementerian P2MI Mukhtarudin mengatakan dalam siaran pers pada Sabtu, 10 Januari 2026, bahwa pemulangan jenazah tersebut merupakan wujud kehadiran dan tanggung jawab negara terhadap warganya yang bekerja di luar negeri.

“Pemulangan jenazah adalah bentuk empati, penghormatan, dan tanggung jawab negara kepada rakyatnya. Negara tidak boleh absen ketika pekerja migrannya menghadapi musibah, terlebih saat kehilangan nyawa di negeri orang,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Mukhtarudin menekankan pentingnya sinkronisasi data lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan Kementerian Perhubungan RI, agar setiap pekerja yang berada di wilayah otoritas pelabuhan atau kapal memiliki payung hukum yang jelas sejak keberangkatan.

Ia juga menegaskan perlunya pendaftaran pekerja migran dalam Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memaksimalkan perlindungan, termasuk bagi Anak Buah Kapal (ABK).

“Migrasi aman dan prosedural bukan sekadar urusan izin, melainkan jaring pengaman. Jika berangkat secara resmi, setiap anak bangsa akan mendapatkan perlindungan penuh, bekerja dengan aman, memiliki kontrak yang jelas, dan jaminan sosial yang pasti,” katanya.

Meski almarhum berangkat secara nonprosedural, Mukhtarudin memastikan Kementerian P2MI tetap mendampingi keluarga korban untuk memperjuangkan hak-hak yang belum dipenuhi oleh pemberi kerja. Saat ini, perwakilan majikan di Malaysia disebut tengah memproses polis asuransi pribadi milik Agus.

“Negara akan terus hadir, mendampingi, dan memperjuangkan keadilan. Jika masih terdapat hak yang belum terpenuhi, kami mendorong keluarga untuk berkoordinasi dengan P4MI Cirebon, BP3MI Jawa Barat, atau langsung dengan Kementerian P2MI,” ujarnya.

Mukhtarudin kembali menegaskan bahwa dalam kondisi paling buruk sekalipun, negara tidak akan meninggalkan warganya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan jalur-jalur ilegal yang dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan perlindungan pekerja migran.

Diketahui, Agus bekerja sebagai ABK dan berangkat secara nonprosedural sehingga tidak terdaftar dalam SISKOP2MI maupun BPJS Ketenagakerjaan. Ia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja akibat tersenggol peti kemas di salah satu pelabuhan di Malaysia.

Jenazah Agus tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat malam pukul 22.30 WIB. Tim Direktorat Jenderal Pemberdayaan Kementerian P2MI kemudian mengawal pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka di Harjamukti, Cirebon, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca juga:  Menteri Mukhtarudin Kawal Kepulangan Pekerja Migran Agus Ahmadi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bojan Hodak Sindir Penunjukkan Pengadil Asing pada Duel Persib Vs Persija: Kalau di Jakarta Pakai Wasit Lokal
• 14 jam lalubola.com
thumb
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
• 23 jam lalumerahputih.com
thumb
OTT Pegawai Pajak di Jakut, Modusnya Minta Suap Rp 8 M untuk Diskon Bayar Pajak 80 Persen
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Paksu dan Bunda Wajib Tahu, Alasan Mengapa Kompetisi Bahasa Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Remaja
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Sita 1,3 Kg Logam Mulia hingga SGD 165 Ribu dari Pejabat Pajak Jakut
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.